LANGIT7.ID-, New York -
Andrew Cuomo secara resmi mengakui kekalahan dalam pemilihan wali kota New York City 2025, usai rivalnya yakni
Zohran Mamdani memenangkan pertarungan dan terpilih sebagai Wali Kota pada Selasa (4/11/2025) pukul 23.00 waktu setempat.
Cuomo yang merupakan mantan gubernur New York, menyampaikan pernyataan yang menyentuh hati kepada para pendukungnya di pesta pengawalan pemilihan di Manhattan. Dalam pidatonya, Ia berterima kasih kepada tim dan para relawannya atas dedikasi mereka.
"Saya diberkati. Saya diberkati untuk orang-orang di ruangan ini," katanya mengutip amNY, Rabu (5/11/2025). "Kalian sungguh luar biasa, teman-teman yang hebat. Kalian adalah superstar, terlebih lagi, kalian adalah patriot New York."
Dengan penuh semangat Cuomo menyapa hadirin, menjelaskan bahwa kampanyenya menyatukan warga New York dari semua latar belakang politik.
"Kampanye ini menyatukan Demokrat, Republik, dan Independen karena kesetiaan utama mereka adalah sebagai warga New York," ujarnya.
Baca juga: Kemenangan Zohran Mamdani sebagai Wali Kota New York City, Simbol Perubahan Tradisi LamaCuomo menegaskan kembali pentingnya platform dan gagasan yang ia kampanyekan sepanjang tahun dengan harapan memenangkan persaingan yang sengit, sambil menyindir Mamdani tanpa menyebut namanya.
"Penting juga untuk dicatat bahwa hampir separuh warga New York tidak memilih untuk mendukung agenda pemerintah yang menjanjikan hal-hal yang kita tahu tidak akan pernah terwujud," katanya. "Kita mendukung ekonomi yang menciptakan lapangan kerja, peluang, dan kewirausahaan. Itulah New York, dan itulah yang harus dipertahankan New York."
Cuomo sebelumnya bergabung dalam Partai Demokrat, namun akhirnya mengundurkan diri.
Saat masih berada dalam Partai Demokrat, Cuomo sempat kalah melawan Mamdani pada Juni lalu, dalam pemilihan sebagai kandidat wali kota dari partai tersebut. Hal ini kemudian memaksanya untuk mencalonkan diri sebagai kandidat independen.
Pemilihan wali kota tahun ini benar-benar dinilai sebagai momen bersejarah sebab setidaknya ada 2 juta orang telah memberikan suara di NYC hingga Selasa malam, dan ini adalah jumlah pemilih tertinggi dalam pemilihan wali kota sejak 1969.
Baca juga: Zohran Mamdani Menang Pemilu Walkot NYC, Donald Trump Tantrum(lsi)