LANGIT7.ID-, Aceh - Di tengah situasi berduka pascabencana
banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi
Aceh, warga yang menjadi korban masih harus menghadapi kenaikan harga bahan-bahan pokok yang jelas menambah beban mereka.
Terkait hal tersebut
Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menyampaikan pengumuman berupa peringatan keras terhadap para pelaku usaha, untuk tidak menaikkan harga bahan-bahan pokok.
"Assalamualaikum, saya
Gubernur Aceh mengimbau kepada seluruh pelaku usaha untuk tidak menaikkan harga sembako di tengah kondisi bencana ini," kata Mualem melalui video yang diunggah di media sosial miliknya,
@muzakirmanaf1964, dikutip Selasa (9/12/2025).
Baca juga: Gubernur Aceh Tegaskan Bantuan dari Luar Negeri Sah-sah Saja: Mereka Mau Bantu Masak Kita PersulitIa pun mengatakan tak segan akan melakukan tindakan hukum apabila peringatan tersebut tidak dihiraukan. Bahkan ia menekankan tidak akan pandang bulu bahwa peraturan ini berlaku untuk semua pelaku usaha.
"Kepada Indomaret dan Alfamart kalau tidak diindahkan (dihiraukan) pengumuman ini, nanti saya cabut semua izinnya (izin usaha)," tegasnya.
Sebelumnya Mualem sempat mengeluhkan pedagang yang menaikkan harga bahan pokok saat sedang rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto dan para menteri di Aceh, Minggu (7/12) malam.
"Bapak Mendagri, Pak Tito, ini saya lihat di semua provinsi barang kawalan, Pak, sembako, mereka pedagang memainkan (harga), naik sesuka hati," kata Mualem.
Ia mencontohkan, satu papan telur saja bisa dihargai Rp 100.000. "Jadi, Pak Menteri mungkin boleh melakukan satu pengumuman amaran bagi pedagang yang ingkar, kita boleh itu," ujar dia.
Baca juga: Listrik di Takengon dan Aceh Tamiang Sudah Menyala Kembali(lsi)