LANGIT7.ID-, Sumatera Utara -
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen)
Abdul Mu'ti meninjau langsung satuan pendidikan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara yang terdampak banjir. Ia berjanji akan segera melakukan revitalisasi sekolah.
Menteri Mu'ti menyambangi SD 057239 Sekoci, Dusun Suka Ramai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Tak hanya meninjau, kunjungan ini sekaligus menyalurkan sejumlah bantuan untuk para murid, guru, maupun warga satuan pendidikan lainnya.
Bersama para murid, Mendikdasmen tampak menghibur para murid dengan menyanyi bersama lagu Anak Indonesia Hebat dan bermain tepuk tangan.
"Anak-anak semua harus tetap tegar dan semangat belajar. Gedung sekolah ini ke depannya akan di renovasi sehingga kalian bisa kembali belajar dengan aman dan nyaman," ungkap Mendikdasmen, Abdul Mu'ti, di Kabupaten Langkat, Selasa (9/12).
Baca juga: Dukung Pelaksanaan Pendidikan di Daerah Bencana Sumatera, Kemendikdasmen Beri Bantuan Rp13,3 M
![Mendikdasmen Pastikan Revitalisasi Sekolah di Daerah Terdampak Banjir Masuk Anggaran 2026]()
Melihat dampak bencana yang signifikan terhadap gedung sekolah, Menteri Mu'ti mengungkapkan bahwa sekolah tersebut akan mendapatkan prioritas khusus dalam Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun anggaran 2026.
"Hari ini saya hadir di Kabupaten Langkat dan melihat dampak yang cukup parah di sekolah ini. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menegah (Kemendikdasmen), terus berupaya memulihkan proses pembelajaran di daerah terdampak bencana seperti di sekolah ini," ujar Menteri Mu'ti.
Sementara itu, Kepala SD 057239 Sekoci, Dusun Suka Ramai, Kabupaten Langkat, Saria Br Bangun, merasa terharu dan bahagia atas kunjungan Menteri Mu'ti ke sekolahnya.
Ia menuturkan, saat ini sekolahnya terdampak sangat parah akan bencana
banjir, dari sekian ruang kelas yang ada kini hanya tersisa satu ruangan yang dapat digunakan.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa sekolahnya sangat membutuhkan bantuan seperti seragam, peralatan sekolah, dan bantuan revitalisasi gedung sekolah. Bahkan, proses pembelajaran yang dilakukan kini bergantung pada tenda darurat yang didirikan.
Baca juga: Kemendikdasmen Percepat Pemulihan Sekolah Terdampak Banjir di Sumatera Utara"Kami dan seluruh warga sekolah sangat bahagia Menteri Mu'ti hadir di tengah-tengah kami. Kami bersyukur dan berterima kasih atas seluruh bantuan yang diberikan," terang Saria.
Seorang murid, Febby Cindy Aulia mengatakan akibat bencana
banjir ia kehilangan banyak material peralatan sekolah seperti buku, seragam, dan sepatu.
"Kami bersama rekan-rekan tetap tegar menghadapi bencana banjir ini. Semoga sekolah kami bisa di renovasi agar kami bisa kembali belajar dengan aman dan nyaman di ruang kelas. Terima kasih pak menteri untuk kunjungan dan semua bantuan kepada kami," kata Febby.
Senada dengan Febby, Hanna Azwiyah menceritakan soal nasib Interactive Flat Panel (IFP) di sekolahnya yang belum lama dikirim oleh pemerintah, telah rusak terbawa arus banjir.
"IFP itu baru saja kami gunakan kurang dari dua minggu. Terima kasih pak menteri hadir di sekolah kami. Semoga sekolah kami lekas pulih sedia kala," tutur Hana dengan sedih.
(lsi)