LANGIT7.ID - Kita sering mendengar dari mereka yang anti-agama pernyataan bahwa mereka hanya membutuhkan sains sementara Tuhan dan agama semuanya hanyalah mitos dan tidak didukung dengan bukti yang ilmiah.
Dr. Atsushi Kamal Okuda, Pakar Sistem Politik di Universitas Keio Jepang awalnya berpikir demikian. Namun pandangannya berubah setelah ia menemukan Islam.
Dr. Okuda pernah melewati garis hidup tanpa Tuhan dalam hidupnya. Kini dia tidak bisa hidup tanpa bimbingan Tuhan.
Sebelum Islam, Dr Okuda menjelaskan hidupnya tidak bermoral dan kurang pengetahuan tentang tujuan hidup yang sebenarnya.
“Sebelum Islam hidup saya barbar. Sangat barbar! Kurang pengetahuan. Aku tidak tahu yang sebenarnya!," kata Dr Okuda, melansir muslimcouncil.org.hk, Senin (11/10/2021).
Dia melakukan perjalanan mencari kebenaran, berjuang dalam pencarian intelektual yang panjang dengan berbagai agama. Sampai ia menemukan Islam dan memutuskan untuk mempelajarinya dengan benar.
Saat menempuh doktoral, ia menaruh minat besar pada undang-undang Islam. Saat dia melakukan penelitian, dia menemukan sebuah makalah penelitian di mana matanya mengamati sebuah ayat, sebuah ayat dari Quran yang mengubah hidupnya selamanya.
Ayat tersebut adalah tentang bagaimana Allah menciptakan manusia dari tanah. Salah satu ayat yang membicarakannya adalah dalam surah 15, ayat 26 dimana Allah berfirman:
وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ مِنْ صَلْصَالٍ مِّنْ حَمَاٍ مَّسْنُوْنٍۚ
"Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering dari lumpur hitam yang diberi bentuk."
Saat melanjutkan penelitiannya tentang Islam, ia memutuskan untuk pindah ke Aleppo, Suriah untuk melanjutkan studinya dan bahkan belajar bahasa Arab. Kegembiraan dan kelegaannya menjadi seorang Muslim adalah berkah yang tiada duanya dalam hidupnya.
"Pada saat itu! Saya masuk Islam. Saya percaya bahwa ini adalah hadiah terbesar dari Allah dalam hidup saya!," katanya.
Hari ini, Dr. Okuda adalah inspirasi. Dia adalah panutan tidak hanya bagi Muslim Jepang tetapi juga bagi orang-orang di seluruh dunia, yakni contoh dalam menemukan kebenaran dan hidayah untuk diri sendiri.
Kini Dr Okuda bekerja keras sebagai pendakwah. Ia terus membagikan karunia keimanan dan keislamannya kepada orang lain. Dia bekerja dengan penuh semangat dengan lingkaran teman dan sahabatnya di Jepang untuk menyebarkan pesan Islam di Jepang. Hal itu dia lakukan untuk menyelamatkan bangsa Jepang dari kehidupan tanpa Tuhan, tanpa Allah. Menuju bangsa yang bertauhid.
(jqf)