Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 10 Februari 2026
home masjid detail berita

Puasa Umat Terdahulu: Laku Lapar Prajurit Hellenis

miftah yusufpati Kamis, 05 Februari 2026 - 16:00 WIB
Puasa Umat Terdahulu: Laku Lapar Prajurit Hellenis
Fenomena ini menunjukkan bahwa puasa dalam tradisi Hellenis merupakan instrumen strategis. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID-Sejarah peradaban Yunani Kuno sering kali diidentikkan dengan kemajuan logika, estetika, dan sistem demokrasi. Namun, di balik nalar yang kuat, terdapat ruang spiritualitas yang kental dengan laku asketisme. Salah satu jejak yang tertinggal dalam kronik sejarah mereka adalah praktik puasa, sebuah ritus yang mereka adopsi dari pengaruh kuat peradaban Mesir di seberang Mediterania.

Dr. Abdullah bin Muhammad bin Ahmad ath-Thayyar dalam karyanya Ash-Shiyaam, Ahkaam wa Aa-daab, menyoroti bahwa bangsa Yunani tidak menciptakan tradisi ini dalam ruang hampa. Mereka mengambil kebiasaan menahan lapar ini dari orang-orang Mesir Kuno, yang telah lebih dulu menggunakannya sebagai sarana pembersihan diri. Di tanah Yunani, puasa kemudian bertransformasi menjadi semacam persembahan kolektif kepada para penghuni Olimpus.

Praktik ini menemukan momentum paling krusialnya sesaat sebelum genderang perang ditabuh. Seluruh prajurit dan masyarakat berpuasa selama beberapa hari berturut-turut. Bagi mereka, perut yang kosong bukan lambang kelemahan, melainkan sebuah pengorbanan suci demi memenangkan hati para dewa. Mereka percaya bahwa dengan menahan nafsu dasar manusia, kemenangan di medan laga akan lebih mudah diraih melalui intervensi ilahi.

Fenomena ini menunjukkan bahwa puasa dalam tradisi Hellenis merupakan instrumen strategis. Ia bukan sekadar urusan moralitas individu, melainkan upaya penguatan mental kolektif sebelum menghadapi maut. Meskipun mereka adalah umat yang belum tersentuh risalah tauhid sebagaimana ayat

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ

kesadaran akan perlunya menahan diri telah menjadi bagian dari naluri kebertuhanan mereka.

Jejak puasa orang-orang Yunani ini menegaskan bahwa sebelum Islam datang mengaturnya dalam syariat yang sempurna, manusia dari berbagai bangsa telah meyakini satu hal: bahwa ada kekuatan besar yang bisa diraih ketika seseorang mampu mengalahkan dirinya sendiri. Di Yunani, puasa adalah perisai ruhani sebelum pedang dan tombak berbicara di tanah perang.

(mif)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 10 Februari 2026
Imsak
04:29
Shubuh
04:39
Dhuhur
12:10
Ashar
15:26
Maghrib
18:20
Isya
19:31
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan