LANGIT7.ID, Jakarta - Pendiri Pondok Pesantren PPPA Daarul Qur’an, Ustadz Yusuf Mansur (UYM), bekerjasama dengan Lotus Archi, anak usaha emiten tambang emas PT Archi Indonesia Tbk (ARC) memperkenalkan investasi emas ke lingkungan pesantren.
Tak hanya para santri, dia juga mengajak para wali santri untuk melakukan investasi logam mulia itu. itu merupakan salah satu cara untuk naik kelas dalam bidang ekonomi. Secara khusus ia menyorot kaum ibu-ibu dan remaja putri yang selama ini terkenal dengan suka berbelanja.
“Saya berharap ibu-ibu dan remaja putri tidak hanya menjadi konsumen dengan rajin membeli emas,” kata UYM di Jakarta, dikutip Antara, Selasa (12/10/2021).
Baca Juga: Pendiri Pasar Muamalah Zaim Saidi Diputus Bebas Murni
UYM mengatakan, para kaum wanita bisa melakukan investasi dengan menjuak emas dan menjadi distributor emas. Bahkan, kata dia, siapa saja memiliki saham perusahaan emas dengan mempelajari terlebih dahulu rekam jejak dan memperhatikan fundamental perusahaan.
Emas memang dikenal sebagai instrumen investasi yang cocok sekaligus paling sederhana untuk mengoptimalkan nilai uang dan menghindari inflasi. Emas dianggap sebagai safe haven, atau tempat yang aman untuk berinvestasi, terutama untuk investasi jangka panjang untuk meminimalkan risiko di tengah ketidakpastian yang terjadi.
Dari sisi keuntungan, investasi emas juta tidak bisa dipandang sebelah mata. Terlebih sejak pandemic berlansung, harga emas juga meningkat cukup tajam. Investasi emas pada masa pandemi masih relevan dan bisa diandalkan.
UYM menegaskan, bisnis emas merupakan bisnis yang akan bertahan dalam jangka panjang. “Saya mengikuti perkembangan dan terlihat bahwa apapun yang terjadi di negeri ini, emas tetap bertahan,” katanya.
Sementara CEO Archi, Rudy Suhendra, mengatakan, salah satu program Archi adalah mengedukasi masyarakat termasuk generasi muda untuk berinvestasi sejak dini. “Emas bisa menjadi salah satu pilihan yang aman dan menjanjikan,” tuturnya.
(jqf)