Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 16 Maret 2026
home masjid detail berita

Kajian Ngabuburit: Punya Anak Banyak tapi Disebut Mandul oleh Rasulullah, Kok Bisa? Ini Penjelasan Ustaz Taufiqurrahman

nabil Ahad, 01 Maret 2026 - 17:10 WIB
Kajian Ngabuburit: Punya Anak Banyak tapi Disebut Mandul oleh Rasulullah, Kok Bisa? Ini Penjelasan Ustaz Taufiqurrahman
Ustaz Taufiqurrahman memberikan tausiyah soal makna mandul yang sebenarnya bagi umat Islam di Event Kuliner Takjil SPARK, Jakarta Pusat, Sabtu (28/2/2026). (Dok: Nabil/Langit7.id)

LANGIT7.ID-Jakarta; Pemahaman masyarakat umum tentang kata "mandul" biasanya selalu dikaitkan dengan pasangan suami istri yang belum atau tidak mampu memiliki keturunan secara biologis. Namun, pandangan ini ternyata berbeda 180 derajat dengan definisi yang pernah disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW.

Fakta menarik ini diungkapkan oleh Ustaz Taufiqurrahman S.Q., penceramah yang akrab disapa Ustaz Pantun, dalam kajian spesial Ramadan. Di hadapan para pengunjung, beliau menceritakan sebuah hadis saat Rasulullah SAW bertanya kepada para sahabat mengenai arti dari kemandulan.

Kala itu, para sahabat menjawab bahwa mandul adalah kondisi di mana seseorang sudah lama berumah tangga namun belum juga dianugerahi keturunan oleh Allah SWT. Mendengar jawaban tersebut, Nabi Muhammad SAW tersenyum dan meluruskan pemahaman mereka.

Menurut penjelasan Ustaz Taufiqurrahman, Nabi menegaskan bahwa mandul bukanlah perkara tidak memiliki anak biologis.

"Akan tetapi mandul itu kata Nabi, orang yang anaknya banyak, orang yang cucunya banyak, tapi begitu besok dirinya meninggal dunia, anak cucunya tidak mengerti baca tulis Al Qur'an," ujar Ustaz Taufiqurrahman S.Q di Event Kuliner Takjil terbesar se-Asia Tenggara, Senayan Park (SPARK), Jakarta Pusat, dikutip Minggu (1/3/2026).

Lebih lanjut, Ustaz Pantun mengingatkan pengunjung bahwa kehidupan di dunia hanyalah sementara. Kekayaan, jabatan, dan status sosial tidak akan dibawa mati. Oleh karena itu, memiliki anak yang banyak tidak akan menjadi penolong di akhirat jika generasi penerus tersebut buta terhadap Al-Qur'an.

Beliau kembali menekankan pesan menohok tersebut agar benar-benar meresap ke dalam hati para orang tua, terutama di momen bulan suci Ramadan yang merupakan bulan diturunkannya Al-Qur'an.

"orang yang mandul menurut versi Nabi, bukan orang yang tidak punya anak, bukan orang yang tidak punya keturunan, justru mandul versi Rasulullah, orang yang anaknya banyak, orang yang cucunya banyak, tapi disaat besok diri kita tidak ada umur, diri kita meninggal dunia, anak cucu kita buta daripada baca tulis Al Qur'an," tegas beliau.

Ceramah yang dibawakan dengan gaya santai, diselingi humor, dan ditutup dengan pantun khas "ikan hiu panjang semeter, see you letter" ini sukses membuat pengunjung tertawa sekaligus merenung. Pesan utamanya sangat logis dan jelas: warisan terbaik untuk anak cucu bukanlah sekadar harta benda, melainkan kemampuan membaca dan mengamalkan Al-Qur'an sebagai bekal abadi orang tuanya kelak.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 16 Maret 2026
Imsak
04:33
Shubuh
04:43
Dhuhur
12:05
Ashar
15:12
Maghrib
18:09
Isya
19:17
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)