LANGIT7.ID-, Jakarta - -
Kolaborasi terbaru idol grup asal Korea Selatan,
BTS dengan brand Urban Sophistication menuai gelombang kritik dari netizen.
Dilansir dari Koreaboo, Rabu (1/4/2026), sebelumnya para penggemar menyadari bahwa beberapa anggota
BTS terlihat menggunakan casing ponsel dari brand Urban Sophistication.
Temuan ini sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial, terutama di kalangan pengguna
iPhone dan penggemar
BTS.
Baca juga: V BTS Banjir Kecaman Usai Didapuk sebagai Duta Merek Coca ColaSpekulasi tersebut akhirnya terkonfirmasi pada 31 Maret 2026, ketika platform resmi Weverse mengumumkan kolaborasi antara BTS dan Urban Sophistication.
Dalam pengumuman itu, disebutkan bahwa produk kolaborasi tersebut akan dijual secara pre-order melalui Weverse Shop mulai pukul 14.00 KST hingga stok habis.
Alih-alih mendapat sambutan positif, kolaborasi ini justru memicu reaksi keras dari netizen.
Salah satu alasan utama adalah harga produk yang dinilai terlalu tinggi. Casing ponsel dalam koleksi tersebut dibanderol mulai dari 90 dolar AS hingga 155 dolar AS, belum termasuk biaya pengiriman dan pajak tambahan.
Selain soal harga, kritik juga muncul terkait persepsi publik terhadap nilai dan sikap perusahaan Urban Sophistication.
Sejumlah netizen mengaitkan brand tersebut dengan isu sensitif, yaitu
keterkaitannya dengan Israel. Brand ini sendiri didirikan oleh dua kakak beradik asal Tel Aviv, Israel, Elad Yam dan Neta Yam.
Baca juga: Mabuk Saat Kendarai Skuter Listrik, Suga Personel BTS Didenda Ratusan Juta“Ini adalah case paling jelek yang pernah aku lihat. Hybe, aku mau kalian untuk mundur dari kolaborasi ini dengan para
Zionis yang tidak punya selera ini.” kata salah satu netizen di platform X.
“Sebagai pengingat bahwa Urban Sophistication berasal dari Israel. Mari kita jangan dukung merek-merek
Zionis seperti ini!” tambah yang lain.
Hingga saat ini, baik pihak BTS maupun Urban Sophistication belum memberikan pernyataan resmi terkait kontroversi yang berkembang.
Sementara itu, perdebatan di media sosial terus berlanjut, dengan sebagian penggemar membela keputusan kolaborasi tersebut, dan lainnya mendesak adanya klarifikasi lebih lanjut.
(est)