LANGIT7.ID, Jakarta - Jangan sampai melontarkan pernyataan mengandung rasisme bila masih ingin pergi menonton pertandingan bola di Inggris. Mereka yang mengomentari pemain bola dengan nada rasis dilarang masuk ke stadion di Inggris, demikian Perdana Menteri Boris Johnson, mengumumkan Rabu (14/7/2021).
"Anda tidak akan bisa pergi ke pertandingan, tidak ada tawar menawar, tidak tapi-tapian," ujar perdana di House of Commons atau majelis rendah setelah mendapat tekanan dari oposisi Partai Buruh. Pernyataan itu ia tujukan kepada suporter rasis yang menyerang sejumlah pemain sepakbola timnas Inggris
Sebelumnya, Johnson, seperti dlaporkan
Saudi Gazette, telah menjelaskan kepada parlemen kebijakan yang diambil untuk mengatasi aksi rasis online, tak lama usia menggelar pertemuan dengan bos-bos perusahaan media sosial di kediaman resminya, Downing Street 10 pada Selasa.
Perdana Menteri Inggris itu menyatakan pemerintah serius mengambil langkah nyata untuk memastikan bahwa aturan pelarangan terkait (rasisme) benar-benar diterapkan.
"Saya ulangi, saya tegas mengutuk dan membenci pernyataan rasis yang kita saksikan bersama pada Ahad malam," kata Johnson, mengacu pada serangan rasisme di media sosial yang ditujukan kepada bintang The Three Lions, yakni Marcus Rashford, Jadon Sancho and Bukayo Saka.
Ketiga pemain tersebut gagal mengeksekusi tendangan penalti pada final Piala Eropa 2020, menjadikan Inggris bertekuk lutut pada Italia
(arp)