LANGIT7.ID-Jakarta; Royal Enfield, pemimpin global di segmen sepeda motor kelas menengah, mencatat penjualan tahunan tertinggi sepanjang sejarah dengan melampaui 1,2 juta unit pada tahun fiskal yang berakhir 31 Maret 2026. Ini menjadi tahun kedua berturut turut Royal Enfield melampaui angka penjualan tahunan 1 juta unit. Wilayah Asia Pasifik juga mencatat pertumbuhan tahunan sebesar 8 persen pada periode yang sama dan menjadi salah satu tahun terbaik dalam pencapaian penjualan.
Pertumbuhan pasar internasional meningkat 23 persen menjadi 131.316 unit pada tahun fiskal yang berakhir 31 Maret 2026. Kinerja rekor ini didorong permintaan yang stabil di India maupun pasar global, didukung portofolio produk yang kuat serta ekosistem bisnis pendukung yang terus berkembang guna meningkatkan keterlibatan pelanggan.
Manoj Gajarlawar, Business Head Asia Pacific Royal Enfield, menyampaikan bahwa setiap tahun Royal Enfield terus meningkatkan standar pencapaian. Tahun ini perusahaan berhasil mencatatkan penjualan lebih dari 1,2 juta unit secara global sekaligus mempertahankan dua tahun berturut turut di atas satu juta unit. Di wilayah Asia Pasifik, pertumbuhan stabil sebesar 8 persen terasa semakin bermakna karena bertepatan dengan perayaan 125 tahun perjalanan Pure Motorcycling. Royal Enfield akan terus memperkuat kehadiran di lebih dari 14 pasar Asia Pasifik sekaligus membangun komunitas pengendara yang semakin kuat melalui berbagai aktivitas dan pengalaman berkendara.
Rekap Pencapaian 2025–2026
Perayaan 125 Tahun Pure Motorcycling
Royal Enfield merayakan tonggak sejarah 125 tahun Pure Motorcycling di ajang EICMA 2025. Perayaan ini menghadirkan jajaran model terbaru yang memadukan tradisi dan inovasi, termasuk Classic 650 125th Anniversary Special Edition, Himalayan Mana Black Edition, serta Bullet 650 yang menghidupkan kembali ikon lintas generasi.
Ekspansi ke Pasar Baru di Asia Pasifik
Royal Enfield resmi memasuki dua pasar baru di Asia Pasifik yaitu Hong Kong dan Taiwan. Di Hong Kong, langkah ini ditandai pembukaan flagship showroom di Chai Wan. Di Taiwan, showroom pertama dibuka di Hsinchu bersama Taikoo Motors sebagai distributor resmi.
Penunjukan Business Head Baru Asia Pasifik
Royal Enfield menunjuk Manoj Gajarlawar sebagai Business Head baru wilayah Asia Pasifik untuk memperkuat kepemimpinan perusahaan di pasar global dan segmen motor kelas menengah.
Penghargaan Internasional di Asia Pasifik
Royal Enfield meraih berbagai penghargaan di Thailand, Malaysia, dan Rusia. Super Meteor 650 memenangkan kategori Best Cruiser Middle Weight pada Thailand Bike of the Year 2026. Guerrilla 450 meraih Best Modern Classic Bike of the Year di Malaysia. Motor kustom Cor Ferro berbasis Super Meteor 650 meraih posisi pertama kategori Metric dan posisi kedua kategori Freestyle di Rusia.
Peluncuran Motor Kustom Eksklusif
Di Jepang, Royal Enfield memperkenalkan dua motor kustom spesial yaitu “VITA” dan Carolina Reaper pada Yokohama Hot Rod Custom Show 2025. “VITA” dibuat oleh Custom Works Zon dari Prefektur Shiga. Di Thailand, Urban Striker hadir sebagai motor kustom berbasis Guerrilla 450 Apex yang dikerjakan Apollo Garage.
Ekspansi Layanan Rental
Lebih dari 400 unit motor Royal Enfield kini digunakan operator tur dan rental di Thailand, Jepang, Australia, Indonesia, dan Kamboja. Armada rental mencakup model 350cc, 450cc, dan 650cc yang disesuaikan dengan karakter medan di masing masing negara.
Fokus pada Pengalaman Kepemilikan
Royal Enfield terus meningkatkan layanan purna jual dan pengalaman kepemilikan. Perusahaan memperkuat pelatihan teknisi melalui Regional Training Centre di Thailand serta program peningkatan kemampuan diagnostik teknisi secara global.
Program Riding dan Komunitas
Royal Enfield terus mengembangkan budaya leisure riding melalui berbagai program perjalanan dan event komunitas. Di Asia Pasifik terdapat lebih dari 100+komunitas Royal Enfield dengan lebih dari 15.000 pengendara aktif. Event Tour of Thailand, Tour of Tasmania, dan Coastal Trails berjalan sukses. Program Ride and Camp pertama kali digelar di Malaysia. Royal Enfield juga mencatat rekor Limca Book of Record melalui gathering lebih dari 800 pengendara di Sirkuit Sepang.
