LANGIT7.ID-, Jakarta - -
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meraih nilai rerata tertinggi nasional dalam hasil
Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SD maupun SMP. Artinya, DIY menjadi urutan pertama dari sejumlah daerah di Indonesia, menyusul kemudian
DKI Jakarta.
Pada jenjang SD di DIY, nilai Bahasa Indonesia mencapai 75,14 dan Matematika 61,64. Capaian tersebut menempatkan DIY unggul jauh dibanding provinsi lain dalam daftar nasional hasil TKA 2026.
Kemudian posisi kedua ditempati DKI Jakarta dengan nilai rata-rata Bahasa Indonesia 71,30 dan Matematika 51,38. Sementara itu, Kepulauan Riau berhasil menembus tiga besar nasional lewat capaian Bahasa Indonesia sebesar 66,39 dan Matematika 48,78.
Lanjut posisi keempat ada Jawa Tengah dengan rerata Bahasa Indonesia 65,14 dan Matematika 47,05. Adapun Bali melengkapi lima besar nasional setelah mencatat nilai Bahasa Indonesia sebesar 64,15 dan Matematika 46,24.
Urutan berikutnya dari enam hingga sepuluh yaitu: Bangka Belitung, Jawa Timur, Sumatera Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan.
TKA Jenjang SMPUntuk hasil TKA SMP, DIY masih tetap "juara". Nilainya tetap tinggi dengan Bahasa Indonesia 73,74 dan Matematika 51,65.
Serupa dengan TKA SD, untuk TKA SMP posisi kedua diduduki DKI Jakarta dengan rata-rata Bahasa Indonesia mencapai 71,32. Sedangkan Matematika berada di angka 45,31.
Berikut urutan provinsi berdasarkan capaian nilai TKA SMP:
1. DI Yogyakarta
2. DKI Jakarta
3. Kepulauan Riau
4. Jawa Tengah
5. Bali
6. Kalimantan Timur
7. Jawa Timur
8. Sumatera Barat
9. Bangka Belitung
10. Kalimantan Selatan
Baca juga: Hasil TKA Jenjang SD dan SMP di Sekolah Negeri dan Swasta, Siapa Lebih Tinggi?Matematika Masih Menjadi TantanganJika dilihat dari seluruh provinsi, skor Matematika rata-rata berada jauh di bawah Bahasa Indonesia. Bahkan di provinsi dengan capaian terbaik sekalipun, nilai Matematika masih berkisar 40 hingga 50-an.
Contohnya, Jawa Barat memiliki nilai Bahasa Indonesia SMP sebesar 61,26, tetapi Matematika SMP hanya 39,87. Di Sumatera Selatan, Bahasa Indonesia SMP mencapai 56,72 sementara Matematika hanya 38,92.
Baca juga: Hasil TKA SD dan SMP 2026: Bahasa Indonesia Lebih Unggul, Matematika Masih Jadi TantanganKondisi ini menunjukkan bahwa pelajaran Matematika masih menjadi tantangan besar bagi banyak siswa Indonesia. Kemampuan berpikir logis, pemecahan masalah, dan numerasi tampaknya masih perlu diperkuat dalam proses pembelajaran.
Wilayah Timur Indonesia Masih Perlu PerhatianData TKA juga memperlihatkan adanya kesenjangan pendidikan antara wilayah barat dan timur Indonesia. Beberapa provinsi di Papua dan Maluku masih mencatat nilai relatif rendah.
Papua Pegunungan misalnya, memperoleh nilai Bahasa Indonesia SMP 47,11 dan Matematika SMP 34,46. Papua Selatan memiliki nilai Matematika SMP 35,44, sedangkan Papua Barat Daya berada di angka 36,30.
Nusa Tenggara Timur juga masih berada pada kelompok bawah dengan nilai Matematika SD 36,01 dan SMP 36,17.
Meski demikian, beberapa daerah di luar Jawa berhasil menunjukkan hasil cukup baik. Bali misalnya mencatat Bahasa Indonesia SMP 66,35 dan Matematika SMP 40,86. Kepulauan Riau juga cukup tinggi dengan Bahasa Indonesia SMP 66,52.
(lsi)