LANGIT7.ID-Jakarta; Christian Pulisic menunjukkan kualitasnya sebagai pemimpin generasi emas Amerika Serikat saat membawa timnya unggul 3-0 atas Paraguay pada babak pertama laga Grup D Piala Dunia 2026 di Los Angeles Stadium.
Kapten Amerika Serikat itu menjadi pusat hampir seluruh serangan berbahaya timnya. Paraguay berkali-kali kesulitan menghentikan pergerakan pemain berusia 27 tahun tersebut yang tampil dominan di sisi kiri serangan.
Amerika Serikat sebenarnya sudah mengancam sejak awal pertandingan. Pada menit ketiga, Weston McKennie menyambut umpan panjang sebelum meneruskannya kepada Folarin Balogun. Namun, penyelesaian akhir sang striker belum mampu menghasilkan gol pembuka.
Keunggulan yang ditunggu akhirnya datang pada menit ketujuh. Serangan bermula dari pergerakan McKennie yang menemukan Pulisic di area berbahaya. Kapten Amerika Serikat itu kemudian melewati dua pemain Paraguay sebelum mengembalikan bola kepada McKennie. Umpan berikutnya berujung petaka bagi Paraguay setelah Bobadilla tanpa sengaja membelokkan bola ke gawangnya sendiri.
Gol tersebut membuat Amerika Serikat semakin percaya diri. Paraguay terlihat kesulitan menemukan cara untuk membendung agresivitas tim tuan rumah. Pulisic terus menjadi ancaman dan memaksa Juan Cáceres bekerja ekstra keras hingga akhirnya menerima kartu kuning pada menit ke-10.
Setelah unggul, Amerika Serikat tidak mengendurkan tekanan. Malik Tillman, Tyler Adams, dan McKennie terus mendominasi lini tengah, sementara Balogun aktif mencari ruang di area pertahanan lawan.
Meski Paraguay sempat menikmati beberapa periode penguasaan bola, peluang-peluang terbaik tetap menjadi milik Amerika Serikat. Julio Enciso sempat mencoba menciptakan ancaman lewat aksi individunya, tetapi lini belakang Amerika Serikat mampu mengatasinya dengan baik.
Dominasi tim asuhan Amerika Serikat hampir menghasilkan gol kedua pada menit ke-28. Kombinasi apik antara Pulisic, Adams, dan Balogun berujung gol ke gawang Paraguay. Namun wasit menganulirnya karena Balogun berada dalam posisi offside.
Gol kedua akhirnya lahir tiga menit kemudian. Lagi-lagi Pulisic menjadi aktor utama. Ia berhasil lolos dari pengawalan lini belakang Paraguay sebelum mengirim umpan tarik matang kepada Balogun. Sang striker tanpa kesulitan melepaskan tembakan keras yang membawa Amerika Serikat memperbesar keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-31.
(Balogun, 20, usai membobol gawang Paraguay. Dok: FIFA)Paraguay semakin kesulitan menghadapi intensitas permainan Amerika Serikat. Pertahanan mereka terus berada dalam tekanan akibat kombinasi pergerakan Pulisic, McKennie, Tillman, dan Balogun yang tampil sangat cair sepanjang babak pertama.
Pulisic nyaris menambah kontribusinya beberapa menit kemudian saat kembali melewati Cáceres dan mengirim umpan silang berbahaya ke kotak penalti. Balogun berhasil menyambut bola tersebut, tetapi sundulannya belum mengarah tepat ke sasaran.
Amerika Serikat terus menekan hingga menjelang turun minum. Chris Richards hampir ikut mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan hasil sepak pojok, namun bola masih melenceng tipis dari gawang Paraguay.
Tekanan tanpa henti akhirnya kembali membuahkan hasil pada masa tambahan waktu. Pada menit 45+5, Balogun menerima bola di dalam kotak penalti dan menunjukkan ketenangan luar biasa. Penyerang Amerika Serikat itu mengecoh seorang bek Paraguay sebelum melepaskan tembakan keras ke sudut kiri atas gawang yang tak mampu dijangkau kiper.
Gol tersebut menjadi gol kedua Balogun dalam pertandingan sekaligus menutup babak pertama dengan keunggulan meyakinkan 3-0 untuk Amerika Serikat.
Dengan Christian Pulisic yang tampil luar biasa dan terlibat dalam terciptanya dua gol, Amerika Serikat untuk sementara berada di jalur yang tepat untuk mengawali perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil positif.
(lam)