Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 03 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

Bagaimana Cara Berbakti kepada Orang Tua Setelah Meninggal?

ahmad zuhdi Kamis, 21 Oktober 2021 - 16:35 WIB
Bagaimana Cara Berbakti kepada Orang Tua Setelah Meninggal?
Ilustrasi. (Foto: Langit7.ID/iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - - Islam telah mengatur bagaimana seorang anak dapat berbakti kepada orang tuanya selagi masih hidup dan juga ketika sudah meninggal. Berbakti kepada orang tua memiliki nilai dan pahala besar di sisi Allah SWT.

Salah satu bentuk berbakti kepada orang tua ketika keduanya masih hidup adalah menjaga dan merawatnya dengan baik, bertutur kata lemah lembut serta mematuhinya selama tidak bertentangan dengan syariat. Tentu orang tua akan bahagia jika sang anak dapat berbakti dengan baik.

Baca juga: Ada 8 Adab Makan dalam Islam, Diantaranya Tidak Berlebihan

Namun bagaimana bentuk berbakti seorang anak kepada orang tua yang sudah meninggal? Hal yang sama pernah juga ditanyakan oleh seorang sahabat kepada Rasulullah Saw. Sebagaimana diterangkan dalam hadits berikut:

Dari Abu Usaid (Malik bin Rabiah as-Sa'idi), ia mengatakan: Ketika kami sedang berada di dekat Rasulullah, tiba-tiba datanglah seseorang dari Bani Salamah, lalu berkata: "Wahai Rasulullah, masih tersisakah dari kebaikan kedua orang tuaku yang dapat aku lakukan untuk mereka setelah tiadanya mereka?”

Rasulullah Saw menjawab: "Ya, mendo'akan mereka, memohonkan ampunan untuk mereka, meneruskan janji-janjinya setalah mereka tiada, menyambungkan kembali tali silaturahim yang tersambung karena adanya mereka, dan memuliakan kawan-kawan baiknya”. (HR Ahmad, Abu Daud, dan Ibnu Majah).

Makna dari hadits ini sejalan dengan sabda Rasulullah Saw, lainnya, yakni: Dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah Saw telah bersabda: "Apabila manusia mati, terputuslah amalnya kecuali tiga amal: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, dan anak saleh yang mendo'akannya”. (HR Ahmad, Muslim, Abu Daud, at-Tirmizi, dan an-Nasai).

Baca juga: Ustadz Yusuf Mansur : Belajar Bisnis dari Rasulullah SAW dan Nabi Ibrahim AS

Telah datang seseorang kepada Nabi Saw, lalu berkata: "Sungguh aku telah sangat payah, bawalah aku dengan sebuah kendaraan." Nabi menjawab: "Aku tidak memilikinya”. Maka ada seseorang berkata: "Saya dapat menujukkannya kepada orang yang akan membawanya”. Lalu Rasulullah Saw. bersabda: "Siapa yang menunjukkan kepada suatu kebaikan, maka ia akan mendapat pahala sebanding pelakunya”.

Demikianlah di antara cara berbakti seorang anak kepada orang tuanya yang telah mendahului, yaitu mendo'akan mereka, memohonkan ampunan untuk mereka, meneruskan janji-janjinya setalah mereka tiada, menyambungkan kembali tali silaturahim yang tersambung karena adanya mereka, dan memuliakan kawan-kawan baiknya. Maka dengan cara inilah buah dari jasa-jasa orang tua itu akan jariyah mengalir berkelanjutan, insya Allah. Sumber: Kitab Istifta, karya Dewan Hisbah Persatuan Islam.

Baca juga: Mindful Eating, Makan dengan Penuh Kesadaran Tingkatkan Rasa Syukur

(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 03 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:49
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)