Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 17 Oktober 2026
home community detail berita

Komunitas di Tulungagung Gelar Lomba Permainan Tradisional untuk Lestarikan Budaya

fajar adhitya Jum'at, 22 Oktober 2021 - 16:15 WIB
Komunitas di Tulungagung Gelar Lomba Permainan Tradisional untuk Lestarikan Budaya
Komunitas di Tulungagung gelar lomba permainan tradisional. (Foto: Antara).
LANGIT7.ID, Surabaya - Komunitas pecinta wisata dan budaya lokal di Tulungagung Jawa Timur menggelar lomba permainan tradisional untuk anak-anak, remaja hingga dewasa untuk melestarikan budaya. Sebab permainan ini sudah mulai dilupakan anak-anak.

Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Mbalung Kawuk, Desa Sumberejo Kulon, Kecamatan Ngunut. Salah satu permainan tradisional yang diperlombakan dan banyak diikuti peserta adalah permainan "betengan".

Dalam permainan ini, dua kelompok peserta adu ketangkasan dan kekompakan dalam menguasai benteng yang disimbolkan dengan dua tiang bambu yang ditancapkan di kedua sisi arena berukuran 15x15 meter.

"Kegiatan ini sebagai salah satu upaya melestarikan permainan tradisional, yang mulai tergusur dengan permainan gawai," kata Ketua Panitia Betengan Cup, Pujiari Sasmiko, Rabu (20/10/2021).

Permainan betengan ini diikuti oleh 19 tim. Peserta rata-rata berusia remaja hingga dewasa yang berasal dari beberapa kecamatan di Tulungagung, hingga dari Kediri.

"Jadi memang mengusung kegiatan masyarakat atau budaya lokal yang merupakan warisan tak benda," kata Sasmiko.

Selain permainan Betengan, panitia juga mempersiapkan lomba permainan tradisional lain, seperti permainan gobak sodor, cirak, dan gateng. Lomba digelar hingga empat hari ke depan, dengan lima pertandingan tiap harinya.

"Hadiahnya uang tunai Rp3 juta lebih dengan hadiah hiburan,” terangnya.

Rencananya, kegiatan serupa bakal digelar rutin tiap tiga bulan sekali, dengan jenis permainan yang berbeda.

Kepala Desa Sumber Rejo Kulon, Suhardi mendukung lomba permainan tradisional ini. Sebagai bentuk dukungan, pihaknya menyediakan uang tunai sebagai hadiah.

"Kami dari PAD (pendapatan asli desa) dari pujasera Mbalung Kawuk ini," kata Suhardi.

Sumber: Antaranews

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 17 Oktober 2026
Imsak
04:05
Shubuh
04:15
Dhuhur
11:42
Ashar
14:48
Maghrib
17:49
Isya
18:58
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan