LANGIT7.ID - Selama periode PPKM darurat, warga banyak mengurangi aktivitas di luar rumah. Imbasnya, mobil pribadi menjadi jarang digunakan karena pembatasan yang diterapkan di jalan-jalan utama.
Dalam situasi seperti ini, mobil harus tetap mendapat perawatan agar kondisi tetap prima meski hanya terparkir di garasi rumah. Apalagi situasi seperti saat ini banyak bengkel yang tutup. Alhasil, perlu perawatan mobil secara sederhana di rumah.
Berikut 9 tips merawat mobil di rumah yang bisa Sobat Langit7 coba.
1. Rutin Memanaskan Mesin MobilMesin merupakan salah satu dari banyaknya komponen mobil yang harus selalu terlumasi dengan baik. Kegiatan memanaskan mesin mobil harus dilakukan secara teratur satu kali selama rentang beberapa hari.
Memanaskan mesin juga bisa dilakukan untuk mengecek kondisi mobil lainnya, dengan memperhatikan apakah terdeteksi suara, atau getaran yang tidak biasa pada mobil normal.
2. Membersihkan Area Ruang MesinKadang sampah terselip diantara mesin mobil. Tak heran jika kemudian ada tikus yang masuk ke ruang mesin. Jika tidak dipanasi secara rutin dan di bersihkan, hewan pengerat ini bisa merusak kabel. Imbasnya, mesin bisa mati. Lebih parahnya, kabel yang putus digigit tikus bisa saja tidak ketahuan letaknya. Repot lagi.
3. Rotasi Ban dalam Jarak DekatKeempat ban mobil menanggung beban pada mobil yang terlalu lama diparkir. Hal tersebut dapat menimbulkan masalah seperti tire flat atau permukaan ban yang rata pada satu sisi saja yang biasa disebut "ban kotak".
Pemilik mobil perlu mengendarai mobil dalam jarak yang dekat atau sekitar tempat tinggal. Ini bertujuan agar ban mobil tetap berotasi dengan baik.
4. Perhatikan Lokasi ParkirMenyiapkan lahan parkir yang aman harus menjadi perhatian utama selama mobil tidak banyak digunakan. Bukan hanya untuk menghindari maling, tapi juga untuk kesehatan bodi mobil. Misalnya parkir di teras rumah yang tidak memiliki kanopi membuat sinar matahari langsung mengenai badan mobil dan akan berpengaruh pada kualitas cat mobil.
Apabila parkir di bawah pohon juga harus diwaspadai mobil kejatuhan getah pohon, ranting, atau dimasuki semut yang berasal dari pohon.
5. Periksa Bagian Bawah MobilTidak hanya bagian luar yang menjadi perhatian, bagian bawah mobil juga tidak kalah penting untung rutin dicek berkala.
cukup melihat sisi lantai tempat mobil terparkir dan pastikan tidak ada tetesan cairan seperti oli, minyak rem, radiator coolant, atau cairan lainnya. Apabila didapati hal-hal tersebut maka segera cari sumber cairan tersebut dan lakukan pemeriksaan lebih lanjut.
6. Mencuci MobilMeskipun tidak digunakan di luar, bukan berarti mobil bebas dari kotoran dan debu. Jangan lupa untuk mencuci bagian bodi eksterior secara berkala atau ketika mobil sudah dirasa berdebu. Selain itu, segera hilangkan bekas kotoran atau getah yang menempel. Dengan demikian, tampilan cat mobil akan terjaga dengan baik dan menarik untuk dilihat meskipun di rumah saja.
7. Jaga kebersihan dan kesegaran interiorSetelah bagian luar bersih, jangan lupa untum membersihkan bagian dalam mobil. Mengelap bagian dashboard mobil, membersihkan sampah-sampah kecil yang tertinggal, kalau perlu gunakan vacuum cleaner untuk menyedot debu-debu kecil yang menempel di karpet ataupun sofa mobil.
8. Pastikan bahan bakar yang tersedia cukupMemanaskan mobil secara teratur juga mengurangi takaran bahan bakar pada mobil. Biasakan untuk meninggalkan mobil dalam kondisi kapasitas bahan bakar yang cukup, seperti setengah dari kapasitas maksimum tangki bahan bakar saat setiap mobil tidak digunakan.
Mobil dengan bahan bakar yang cukup membuat kita tidak perlu menghabiskan waktu perjalanan lebih lama hanya karena harus mengisi ulang bahan bakar terlebih dahulu.
9. Catat dan hubungi nomor daruratKejadian tak terduga bisa muncul kapan saja, sehingga sebagai pemilik mobil perlu untuk mencatat dan menghubungi nomor telepon darurat dari montir atau bengkel kepercayaan yang bisa segera mengatasi masalah dengan solusi yang terbaik apabila didapati kerusakan lebih lanjut pada mobil.
(sof)