LANGIT7.ID-Jombang; Denyut nadi di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas mulai terasa lebih kencang. Bukan hanya karena hiruk-pikuk persiapan Muktamar ke-35 NU yang hampir rampung, tapi juga karena ada tamu besar, Presiden Prabowo Subianto.
Gus Ipul, ketua panitia yang juga Menteri Sosial, akhirnya buka suara. "Kita sudah kirim undangan resmi ke Istana," ujarnya sambil tersenyum penuh harap, Selasa (25/8). "Mudah-mudahan beliau ada waktu untuk membuka langsung. Insya Allah."
Pernyataan ini sontak jadi buah bibir di kalangan santri dan warga sekitar. Sejak pagi, sebagian ibu-ibu sudah sibuk menyapu halaman, sementara para pedagang dadakan mulai merapikan dagangan. "Kalau Pak Presiden jadi datang, ya alhamdulillah, Tambakberas pasti makin rame," ujar Mbah Yem, seorang penjual pecel di pinggir jalan, dengan mata berbinar.
Informasi Presiden Prabowo akan hadir di pembukaan muktamar NU. Kabar yang diterima langit7.id, Presiden akan berangkat dari NTT setelah melakukan peninjauan langsung lokasi gempa dan kordinasi dengan semua pejabat terkait, baik pusat maupun pejabat terkait NTT.
Di balik layar, panitia memang tak main-main. Koordinasi dengan protokol Istana sudah dilakukan. Bukan cuma itu, seluruh tenda dan panggung utama disebut hampir 100% siap. Kini, fokus mereka beralih ke hal yang lebih kecil tapi krusial: pelayanan.
"Kami sudah gelar bimbingan teknis untuk ratusan petugas. Bahkan simulasi sudah mulai kita coba," kata Gus Ipul. "Intinya, kami mau semua peserta, dari Sabang sampai Merauke, merasa betah dan dilayani dengan sepenuh hati."
Besok (hari ini, Red), rombongan peserta dari berbagai daerah diperkirakan mulai berdatangan. Panitia pun sudah siaga 24 jam di posko pendaftaran. Suasana di Tambakberas kini seperti menjelang lebaran—semua sibuk, tapi penuh semangat kebersamaan.
Satu yang pasti: warga Jombang berdoa, semoga Presiden Prabowo bisa meluangkan waktu. Bukan sekadar untuk seremonial, tapi untuk merasakan langsung hangatnya NU di kota santri. "Kami tunggu, Pak Presiden. Tambakberas siap menjamu!" begitu kira-kira bisik-bisik para santri di sela-sela latihan hadrah(*/saf)
(lam)