Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 10 September 2026
home wirausaha syariah detail berita

BWI DIY Siapkan Lahan Wakaf untuk UMKM, Pertanian hingga Koperasi Lewat Program ZWDC

nabil Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:02 WIB
BWI DIY Siapkan Lahan Wakaf untuk UMKM, Pertanian hingga Koperasi Lewat Program ZWDC
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-Yogyakarta; Badan Wakaf Indonesia (BWI) DIY mendorong agar aset wakaf tidak berhenti sebagai aset yang belum produktif. Melalui program Zakat Wakaf Community Develpoment (ZWDC), lahan wakaf disiapkan sebagai ruang untuk mengembangkan kegiatan ekonomi masyarakat.

Program tersebut dirancang sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis wakaf dan zakat. BWI bersama nazhir menyediakan lahan wakaf sebagai tempat usaha produktif, sementara Baznas dan LAZ menyiapkan dukungan dana untuk permodalan, pelatihan, serta pendampingan usaha.

Ketua BWI DIY Misbahrudin mengatakan skema tersebut diarahkan untuk menjawab persoalan ekonomi di tingkat akar rumput.

“Sinergi ini diharapkan mampu menjawab tantangan kemiskinan dan pengangguran di tingkat akar rumput. Aset wakaf yang selama ini belum produktif akan dioptimalkan menjadi pusat kegiatan ekonomi, seperti UMKM, pertanian, atau koperasi, yang dikelola oleh masyarakat binaan zakat,” kata Misbahrudin dalam keterangannya, dikutip Kamis (27/8/2026).

Dengan skema itu, lahan wakaf tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya usaha, tetapi menjadi bagian dari model pemberdayaan masyarakat. Dana yang disiapkan Baznas dan LAZ digunakan untuk mendukung kebutuhan permodalan, pelatihan, dan pendampingan.

Pengelola Baznas Microfinance Desa (BMD) Muhammad Ipmawan Akbar Alim juga menyatakan kesiapan untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

BMD siap menjadi fasilitator pemberian tambahan modal usaha, pelatihan dan pendampingan bagi mustahik yang akan mengelola usaha di atas lahan wakaf tersebut.

"Microfinance yang kami kelola fokus pada penguatan kapasitas usaha mikro. Dengan adanya dukungan lahan dari wakaf, maka modal zakat bisa lebih tepat sasaran dan dampaknya lebih luas," ungkapnya.

Sinergi tersebut memadukan dana zakat yang bersifat konsumtif-produktif dengan aset wakaf yang bersifat abadi. Misbahrudin berharap perpaduan keduanya dapat mendorong terbentuknya kemandirian ekonomi umat yang berkelanjutan.

Jika dikembangkan melalui UMKM, pertanian, atau koperasi, aset wakaf yang sebelumnya belum produktif diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi yang dikelola masyarakat binaan zakat.

Pada akhirnya, program ZWDC diharapkan melahirkan desa-desa mandiri dan berdaya di DIY. Program tersebut juga diharapkan menjadi contoh nasional pengelolaan zakat dan wakaf secara terintegrasi.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 10 September 2026
Imsak
04:24
Shubuh
04:34
Dhuhur
11:53
Ashar
15:08
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan