LANGIT7.ID, Massachusetts - Produsen vaksin Covid-19 asal Amerika Serikat, Moderna, mengklaim vaksin buatannya aman diberikan untuk anak-anak usia 6-11 tahun. Penggunaan Moderna untuk anak-anak ini telah disetujui Panel penasihat Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA).
Moderna menyatakan jika vaksin Covid-19 buatannya menghasilkan respons imun yang kuat dan antibodi penetral virus pada anak-anak. Secara umum, vaksin Moderna bisa diterima dengan baik pada tubuh anak-anak.
Baca juga: Kecelakaan Kapal Selam Nuklir di LCS, China Minta Penjelasan ASKeamanan yang dihasilkan dari vaksin Moderna juga sebanding dengan yang terlihat sebelumnya pada uji klinis orang dewasa dan remaja. Atas hal tersebut, Moderna berencana mengajukan data tersebut ke regulator obat segera.
Vaksin Moderna juga sudah mengantongi izin penggunaan untuk orang dewasa usia 18 tahun ke atas dan juga untuk dosis ketiga bagi sejumlah warga Amerika. Meski begitu, FDA belum menyetujui penggunaan Moderna untuk usia 12-17 tahun.
Hal ini sekaligus menjawab keraguan dari beberapa pihak tentang keamanan penggunaan vaksin Moderna. Sebab, baru-baru ini Otoritas Swedia menghentikan penggunaan vaksin Moderna untuk kelompok usia muda setelah melaporkan adanya kasus peradangan jantung.
Baca juga: Keberhasilan Jokowi Cegah Resesi Diakui Tun MahathirModerna menyebut sebagian besar efek samping ringan hingga sedang terjadi pada saat uji coba yang melibatkan sekitar 4.753 partisipan. Gejala umum yang sering muncul seperti demam, kelelahan, sakit kepala, hingga nyeri di bekas suntikan.
Vaksin yang digunakan dalam uji coba tersebut memiliki dosis 50 mikrogram, atau hanya separuh dari jumlah dosis yang umumnya digunakan pada orang dewasa. Dosis 50 mikrogram tersebut juga diperbolehkan digunakan sebagai vaksin booster (penguat).
Sementara itu, FDA juga akan memberikan keputusannya untuk menentukan nasib vaksin Covid-19 merk Pfizer-BioNTech untuk anak-anak usia 5-11 tahun. (Sumber: Antaranews)
Baca juga: Kapolri Ingatkan Masyarakat Tetap Waspada Covid-19 Jelang Nataru(asf)