Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 22 September 2026
home global news detail berita

Rupiah Tertekan! Ada Trump, The Fed hingga Harga Minyak, Besok Tembus Rp17.930?

nabil Selasa, 22 September 2026 - 16:40 WIB
Rupiah Tertekan! Ada Trump, The Fed hingga Harga Minyak, Besok Tembus Rp17.930?
LANGIT7.ID-Jakarta; Indeks dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan Selasa (22/9/2026) di tengah meningkatnya perhatian investor terhadap perkembangan geopolitik, arah kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed), hingga agenda pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan sejumlah pemimpin negara.

Direktur PT Traze Andalan Futures sekaligus Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, mengatakan sejumlah faktor eksternal dan domestik menjadi perhatian pasar yang turut memengaruhi pergerakan mata uang.

Dari sisi eksternal, Presiden AS Donald Trump menyatakan kesediaannya bertemu dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian yang dijadwalkan hadir di New York untuk menghadiri Sidang Umum PBB.

Iran juga telah menyampaikan sejumlah syarat untuk kembali bernegosiasi melalui pihak penengah. Kondisi tersebut memunculkan harapan bahwa jalur diplomasi dapat membantu meredakan ketegangan konflik.

Namun, situasi geopolitik masih menjadi perhatian. Kelompok Houthi di Yaman yang bersekutu dengan Iran terus melancarkan serangan terhadap target-target di Arab Saudi. Di saat yang sama, Arab Saudi menghadapi kendala pada sejumlah jalur ekspor.

Inggris juga telah menyepakati pemberian dukungan militer terbatas kepada Arab Saudi di tengah serangan yang dihadapi Riyadh dari militan Houthi di Yaman.

“Investor juga mencermati rencana pertemuan antara Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada akhir pekan ini, dengan agenda yang mencakup isu perdagangan dan geopolitik,” kata Ibrahim.

Tiongkok menjadi importir minyak terbesar di dunia. Karena itu, prospek ekonomi dan hubungan perdagangan Tiongkok menjadi salah satu faktor penting yang diperhatikan pasar terhadap permintaan minyak mentah.

Pasar Antisipasi Kenaikan Suku Bunga The Fed

Selain perkembangan geopolitik, pasar juga mencermati arah kebijakan moneter AS.

Para pelaku pasar saat ini mengantisipasi kenaikan suku bunga lanjutan oleh The Fed dan telah memperhitungkan kemungkinan besar adanya kenaikan lagi pada Oktober.

Proyeksi suku bunga terbaru juga mengindikasikan setidaknya satu kali lagi kenaikan suku bunga pada tahun ini.

“Prospek kebijakan yang lebih ketat memberikan dukungan bagi Dolar AS dan menjaga imbal hasil obligasi Treasury tetap tinggi,” ujar Ibrahim.

Dengan kondisi tersebut, arah kebijakan The Fed menjadi salah satu perhatian pasar dalam menentukan pergerakan dolar AS maupun mata uang lainnya.

Sementara itu, agenda ekonomi AS pada pekan ini relatif lengang. Sejumlah data yang dinantikan pasar antara lain data awal Purchasing Managers’ Index (PMI) S&P Global serta survei Sentimen Konsumen University of Michigan (UoM) untuk September.

Pasar juga akan memantau serangkaian pernyataan dari para pejabat The Fed untuk memperoleh petunjuk terbaru mengenai arah kebijakan moneter AS selanjutnya.

Pergantian Menteri Keuangan Ikut Pengaruhi Sentimen Rupiah

Dari dalam negeri, keputusan Presiden Prabowo Subianto pada pekan lalu untuk mengganti Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan Suahasil Nazara turut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi sentimen terhadap mata uang.

Kenaikan harga minyak juga menambah tekanan bagi negara-negara pengimpor energi.

Di sisi kebijakan fiskal, para pembuat kebijakan tengah memperdebatkan revisi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 yang dapat memungkinkan defisit anggaran lebih tinggi untuk mendanai program sosial dan kesejahteraan.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan pembahasan mengenai batas atas defisit sebesar 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB) yang diatur dalam undang-undang harus berlangsung secara konstruktif.

Sementara itu, batas rasio utang sebesar 60% dari PDB tetap menjadi bagian dari pelaksanaan pengelolaan APBN.

“Bank Indonesia akan terus hadir di pasar untuk memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik dan stabilitas nilai tukar Rupiah terjaga sesuai fundamentalnya,” jelas Ibrahim.

Bank Indonesia juga melakukan pengelolaan struktur suku bunga di pasar uang melalui penguatan strategi operasi moneter pro-market.

Selain itu, BI akan memperkuat efektivitas stabilisasi nilai tukar dan kecukupan likuiditas melalui transaksi underlying untuk swap lindung nilai dengan perolehan insentif.

BI Siapkan Intervensi untuk Jaga Rupiah

Intervensi Bank Indonesia akan terus dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan.

Intervensi tersebut dilakukan melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

Posisi cadangan devisa Indonesia sebesar US$146,5 miliar dinilai masih cukup untuk melakukan intervensi di pasar.

Pada perdagangan pasar akhir pekan, rupiah ditutup melemah 37 poin. Sebelumnya, rupiah sempat melemah 55 poin di level Rp17.884 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.847 per dolar AS.

Untuk perdagangan berikutnya, rupiah diperkirakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada rentang Rp17.880 hingga Rp17.930 per dolar AS.

“Pada perdagangan pasar akhir pekan, mata uang rupiah ditutup melemah 37 point sebelumnya sempat melemah 55 point dilevel Rp.17.884 dari penutupan sebelumnya di level Rp.17.847. Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp.17.880 - Rp.17.930,” pungkas Ibrahim.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 22 September 2026
Imsak
04:18
Shubuh
04:28
Dhuhur
11:49
Ashar
14:59
Maghrib
17:52
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan