LANGIT7.ID, Jakarta - Masjid Istiqlal akan membangun sentra kuliner halal terbesar di Jakarta. Sentra kuliner halal ini akan melibatkan banyak UMKM yang selama ini berada di sekitar Masjid Istiqlal dalam satu fasilitas terpusat.
"Sudah ada kurang lebih 100 booth dan mengundang UMKM di sekitar,” kata Direktur Utama Istiqlal Global Fund, Mulyono Lodji dalam webinar Digitalisasi dan Pengembangan Ekosistem Usaha Ekonomi Berbasis Masjid, Kamis (28/10/2021).
Mulyono mengungkapkan, realisasi sentra kuliner halal tentu memerlukan kolaborasi dengan semua stakeholder. Mulai dari literasi hingga pendampingan agar produk yang dijual baik dan memenuhi kriteria halal.
Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia Bambang Himawan digitalisasi semakin relevan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk tetap bertahan dan berperan sebagai penggerak utama dalam pemulihan ekonomi. Namun digitalisasi UMKm harus diimbangi dengan analisis kebutuhan pasar.
"Misalnya, di Masjid Istiqlal akan memproduksi atau menjual sesuatu maka kita harus segera melakukan analisa pasar secara cepat dengan kekuatan digitalisasi. Apa kebutuhan konsumen, semakin cepat semakin baik, dan itu memerlukan sebuah teknologi digital," ujarnya.
Sebaliknya, jika tidak melakukan analisa pasar maka tidak akan mencapai target yang ingin dicapai. "Seandainya kita berjualan atau berproduksi bukan yang diinginkan oleh masyarakat maka tidak tercapai. Jadi ini penting untuk digali, begitu pula dari sisi penjualan kita harus segera menyampaikan produk apa yang kita punya," ungkapnya
(bal)