Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 30 Oktober 2026
home global news detail berita

Penyelenggara Buka Suara soal Penolakan MUI: Konser Bocelli Tidak Terafiliasi dengan Israel

esti setiyowati Jum'at, 30 Oktober 2026 - 18:19 WIB
Penyelenggara Buka Suara soal Penolakan MUI: Konser Bocelli Tidak Terafiliasi dengan Israel
Penyelenggara Buka Suara soal Penolakan MUI: Konser Bocelli Tidak Terafiliasi dengan Israel. Foto: Ist
LANGIT7.ID, Jakarta,- - Penyelenggara konser Andrea Bocelli di Indonesia akhirnya angkat bicara menanggapi polemik penolakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap pertunjukan musik maestro asal Italia tersebut.

Direktur Project konser Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary World Tour, Wim Reijnen, menegaskan bahwa proyek konser tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan pemerintah Israel maupun gerakan politik Zionis.

Penegasan itu disampaikan Wim melalui sebuah video pernyataan resmi yang ditujukan untuk merespons berbagai perhatian dan kekhawatiran masyarakat terkait rencana konser Andrea Bocelli di Indonesia serta situasi kemanusiaan di Palestina.

Baca juga: FPI Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli, Siap Gelar Aksi Massa

Dalam keterangannya, Wim menegaskan bahwa pihak penyelenggara tidak memiliki informasi terverifikasi yang menunjukkan adanya afiliasi antara Andrea Bocelli dengan pemerintah Israel maupun gerakan politik Zionis.

"Saya ingin menegaskan bahwa proyek konser di Indonesia tidak terafiliasi dengan Pemerintah Israel maupun gerakan politik Zionis. Kami juga tidak memiliki informasi terverifikasi yang menunjukkan adanya afiliasi antara Andrea Bocelli dan pemerintah Israel maupun gerakan politik Zionis," ujar Wim.

Meski demikian, ia menegaskan pihak penyelenggara tidak berbicara mewakili Andrea Bocelli terkait pandangan politik pribadi sang penyanyi. Wim juga meminta masyarakat membedakan fakta dengan asumsi dalam menyikapi polemik tersebut.

"Kami tidak berbicara atas nama Andrea Bocelli tentang pandangan politik pribadinya. Namun kami percaya bahwa fakta harus dibedakan dari asumsi," lanjutnya.

Dalam video tersebut, Wim juga menyampaikan keprihatinannya terhadap penderitaan warga sipil akibat konflik yang masih berlangsung di Palestina, terutama anak-anak yang kehilangan kehidupan normal akibat perang.

Menurutnya, setiap anak berhak mendapatkan kehidupan yang aman, kesempatan meraih mimpi, serta tumbuh dengan harapan tanpa dibayangi ketakutan.

Baca juga: Legislator Minta Pemerintah Batalkan Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Ia mengakui musik tidak dapat menghentikan peperangan ataupun mengembalikan rumah-rumah yang hancur. Namun, musik dinilainya dapat menjadi pengingat tentang nilai kemanusiaan sekaligus mendorong kepedulian melalui tindakan nyata.

Sebagai bentuk kepedulian, pihak penyelenggara mengajak masyarakat berpartisipasi dalam inisiatif penggalangan dana untuk membantu anak-anak yang terdampak perang di Palestina dan berbagai wilayah lainnya.

Informasi mengenai partisipasi dan donasi dapat diakses melalui situs resmi penyelenggara, www.shoemaker.live.Wim menegaskan, seluruh persiapan konser tetap mengedepankan nilai kemanusiaan, kepedulian, dan perdamaian.

"Tidak ada konser, seniman, atau perayaan yang lebih berharga daripada nyawa manusia," tegasnya.

MUI Tolak Konser Andrea Bocelli karena Rekam Jejak dengan Israel

Pernyataan Wim tersebut muncul di tengah penolakan tegas MUI terhadap rencana konser Andrea Bocelli di Indonesia. Sikap itu tertuang dalam Surat Pernyataan Dewan Pimpinan MUI Nomor Kep-111/DP-MUI/X/2026 yang ditandatangani pada 13 Oktober 2026.

Baca juga: MUI Ajak Warga Kibarkan Bendera Setengah Tiang Protes Konser Bocelli

MUI menilai rekam jejak Andrea Bocelli bersinggungan dengan Israel. Berdasarkan penelusuran yang dilakukan, MUI menyoroti penampilan sang tenor dalam acara Friends of Israel Defence Force (FIDF) di Los Angeles pada 2010.

Acara tersebut merupakan kegiatan penggalangan dana untuk membantu pasukan militer Israel atau Israel Defense Forces (IDF). Selain itu, MUI juga menyoroti konser Andrea Bocelli di Tel Aviv, Israel, pada 2022. Sejumlah rekam jejak tersebut menjadi pertimbangan MUI dalam menilai adanya dukungan dan simpati terhadap Israel.

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Prof Sudarnoto Abdul Hakim, sebelumnya menegaskan penolakan tersebut bukan semata-mata persoalan pertunjukan musik, melainkan menyangkut prinsip kemanusiaan dan keberpihakan terhadap Palestina.

MUI berpegang pada amanat Pembukaan UUD 1945 yang menegaskan bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Sikap tersebut juga sejalan dengan Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 tentang Hukum Dukungan terhadap Perjuangan Palestina.

Dalam pernyataan resminya, MUI menyampaikan empat sikap, yakni menolak tegas konser Andrea Bocelli, mendorong pemerintah tidak memberikan izin dan membatalkan rencana pertunjukan, meminta pemerintah mengembangkan ekonomi kreatif yang tidak terafiliasi dengan Zionisme Israel, serta meminta pihak Andrea Bocelli menghormati keputusan tersebut.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 30 Oktober 2026
Imsak
03:59
Shubuh
04:09
Dhuhur
11:40
Ashar
14:54
Maghrib
17:49
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan