LANGIT7.ID, Ketapang - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun rumah susun (rusun) di berbagai pesantren di daerah. Pembangun rusun itu merupakan bentuk perhatian pemerintah meningkatkan mutu pendidikan di pondok pesantren.
“Rusun yang dibangun Kementerian PUPR merupakan salah satu wujud nyata perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas pendidikan di pondok pesantren,” kata Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid, dalam siaran pers, Sabtu (30/10/2021).
Khalawi menjelaskan, santri merupakan generasi muda yang mesti mendapat perhatian khusus. Mereka harus dididik memiliki kemampuan dan daya saing pada masa mendatang. Dia menilai pembangunan rusun itu merupakan ikhtiar untuk mencapai cita-cita tersebut.
Khalawi berharap santri bisa tinggal di hunian yang nyaman dan fasilitas baik, sehingga mereka fokus dalam menuntut ilmu selama mondok di pesantren. ia mengemukakan pembangunan rusun bagi santri merupakan bagian dari pembangunan infrastruktur guna mendukung sarana pendidikan seperti hunian untuk kalangan santri di ponpes.
“Kami telah melengkapi rusun tersebut dengan berbagai fasilitas meubelair yang berkualitas baik. Kami harap para santri bisa tekun dan belajar dengan baik serta menjadi generasi penerus bangsa di masa depan,” ucap Khalawi.
Salah satu rusun yang diresmikan Kementerian PUPR adalah Rusun Pondok Pesantren Darul Fadhilah di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Rusun yang dibangun dengan menggunakan dana APBN senilai Rp4 miliar itu didesain dengan ukuran mini.
Rusun itu memiliki fasilitas seperti satu menara setinggi dua lantai dilengkapi fasilitas perabotan, sehingga mampu mendukung santri tinggal dengan aman dan nyaman. Berlokasi di Kongsi 8, Kecamatan Benua Kayong, Ketapang, Rusun itu saat ini telah dilengkapi sarana pendukung.
Di antaranya tempat tidur tingkat, kasur, lemari pakaian, air bersih, listrik dan prasarana, sarana, dan utilitas. Sehingga, diharapkan bisa memberikan manfaat yang besar khususnya bagi peningkatan kualitas pendidikan pondok pesantren di wilayah Ketapang ini.
Rusun tersebut dibangun pada Mei 2021 dan selesai pada September 2021. Pengasuh Ponpes Darul Fadhilah, Syekh Quddus, mengaku berterima kasih kepada Kementerian PUPR atas bantuan rusun untuk santri. Dia juga berjanji akan menjaga rusun itu dengan baik, sehingga bisa dimanfaatkan jangka panjang untuk para santri.
(jqf)