LANGIT7.ID, Semarang - Dinas Pendidikan Kota Semarang menginstruksikan kepada SMP, SD, dan TK baik negeri dan swasta untuk kembali menerapkan pembelajaran daring dari yang semula pembelajaran tatap muka (PTM).
Hal ini menyusul ditemukannya 6 siswa yang positif Covid-19 selama sepekan lalu, di SD dan SMP hasil dari pengujian secara acak kepada para siswa yang ada di sekolah oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang.
“Siswa yang positif covid saat ini masih ditracking oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang. Sembari menunggu hasil dari tracking, mulai Senin (1/11) pembelajaran kembali ke daring dulu selama seminggu,” kata Kepala Dinas Pendidikan Gunawan Saptogiri kepada Langit7, Minggu (31/10).
“Jika itu dari cluster keluarga, kita harap tidak sampai menularkan ke siswa lain,” ujarnya lagi.
Gunawan menyampaikan, sudah ada satu yang ditracking hasilnya negatif. Tapi siswa yang lain saat ini masih dalam proses. Ia mengaku tidak hapal, siswa yang positif itu dari kecamatan mana. Karena yang mengetahui data secara riil adalah Dinas Kesehatan yang secara langsung melakukan pengujian di sekolah.
“Pertama dilakukan antigen, kemudian PCR dan habis itu ditracking. Mudah-mudahan hasilnya negatif,” ucapnya.
Menurut Gunawan, kasus covid yang ditemukan di sekolah ini diketahui tanpa ada gejala terlebih dulu. Tidak ada demam tinggi dan batuk, yang selama ini menjadi gejala awal ketika seseorang terinfeksi covid. Karena itu bisa luput dari pemantauan satgas covid di sekolah.
“Kalau itu ada gejala, sudah disuruh pulang oleh satgas,” terangnya.
Baca juga:
Kasus Turun dan PPKM Longgar, Waspadai Situasi Global Pandemi COVID-19 Instruksi untuk menggelar pembelajaran dengan metode daring itu ditindak lanjuti oleh pihak sekolah dengan memberitahukan kepada para siswa. Seperti di SMP Al Islam Gunungpati, pihak sekolah langsung menindaklanjuti dengan memberikan jadwal pelajaran daring selama satu pekan, baik itu untuk kelas VII, VIII dan IX.
Sementara itu, kasus covid-19 di Kota Semarang mengalami kenaikan drastis dalam dua hari terakhir. Pada Minggu (31/10), Dinas Kesehatan Kota Semarang menginformasikan 36 kasus covid pada pukul 07.00 WIB. Sehari sebelumnya ada 42 kasus. Jumlah ini mengalami kenaikan 3 kali lipat jika dibandingkan pada hari Jumat (29/10) yang hanya ditemukan 13 kasus.
(sof)