LANGIT7.ID, Jakarta - Karang taruna di lingkungan masyarakat harus ikut aktif mencegah penularan virus corona semakin meluas. Peran mereka ini masuk dalam kategori bela negara.
"Bela negara tidak harus mengangkat senjata dan ikut berperang. Menjaga keluarga agar terhindar dari paparan Covid-19 sudah masuk bela negara," kata Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Program Kemitraan Wilayah UPN Veteran Jakarta, Siti Maryam.
Tim dari perguruan tinggi ini pun turut meningkatkan solidaritas masyarakat di Desa Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Banten. Pesertanya yakni para pemuda dan kader karang taruna di wilayah tersebut.
Siti mengatakan, pandemi Covid-19 memang tidak bisa mencegah masyarakat untuk tetap menjalankan pekerjaan dan mencari nafkah untuk keluarga. Namun, aktivitas itu harus tetap berpedoman pada protokol kesehatan.
"Di antaranya adalah dengan menggunakan masker, menghindari kerumunan, dan rutin mencuci tangan menggunakan sabun," ujarnya.
Sosialisasi tersebut juga diisi dengan berbagi kisah dari anggota tim pengabdian masyarakat yang pernah terpapar Covid-19. Sebagian dari mereka bercerita masa-masa pilu ketika terserang wabah virus tersebut.
Mansur Juned, salah satu anggota tim, mengatakan tidak merasakan gejala berat saat terkena Covid-19 selain meriang dan pegal-pegal.
"Saat isolasi mandiri, alhamdulillah warga di sekitar rumah menunjukkan solidaritas dengan memberikan perhatian dan bantuan logistik. Salah satu kunci untuk menghadapi pandemi ini adalah dengan membangun solidaritas di masyarakat," kata dia.
Mansur mengimbau kepada pemuda dan kader karang taruna Desa Baros untuk tidak menstigma atau mengucilkan bila ada warga atau kerabat yang terkena Covid-19.
Karena harus menjalani isolasi mandiri, justru seseorang yang terkena Covid-19 perlu mendapatkan perhatian dari warga sekitar dan keluarga.
Sekretaris Desa Baros, Renim menyambut baik sosialisasi dari Tim Pengabdian Masyarakat Program Kemitraan Wilayah UPN Veteran Jakarta.
"Kami berharap sosialisasi tersebut dapat bermanfaat bagi pemuda, karang taruna, dan warga Desa Baros," katanya. (
antaranews).
(bal)