Langit7, Samarinda - Pemerintah tengah berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik dalam bidang reformasi birokrasi. Apalagi perkembangan zaman, menuntut kualitas pelayanan agar dapat menyeimbangi dinamika masyarakat yang semakin dinamis.
Untuk itu, Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta agar ke depan pelayanan publik harus semakin sederhana dan kompetitif.
“Dinamika masyarakat menuntut pelayanan publik yang lebih cepat dan mudah. Penyelenggaraan pelayanan publik ke depan harus semakin sederhana dan kompetitif, seiring penggunaan teknologi yang semakin masif,” ucapnya, seperti dilansir dari laman resmi Wapres, Rabu (3/11).
Baca juga: Kisruh Pinjol, Anggota DPR: Perlu Pembenahan Komprehensif Institusi OJKKualitas pelayanan publik merupakan salah satu ujung tombak dari keberhasilan reformasi birokrasi dan wujud dari kepuasan masyarakat. Guna menyukseskan upaya peningkatan kualitas ini, kata dia, diperlukan sinergi antar masyarakat dan pemerintah guna terciptanya kualitas pelayanan yang baik.
Pelayanan publik yang baik tercipta melalui kohesi sinergis antara pemerintah dengan masyarakat. Apalagi masyarakat melalui fungsi kontrol dan aspirasinya dapat memberikan respon dan masukan untuk memotivasi perbaikan dan inovasi.
"Tujuan akhir dari pelayanan publik adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sehingga, penguatan atau intervensi dari pusat yang diselaraskan dengan program pemerintah daerah dan dunia usaha menjadi penting agar pelayanan publik dapat lebih adaptif dan berdaya saing," katanya.
Baca juga: Mobilitas Mulai Meningkat, Ini Sektor yang Mengalami InflasiIa berharap, kualitas SDM aparatur penyelenggara pelayanan publik dapat terus ditingkatkan. Sehingga tercipta tata kelola pemerintahan yang baik dalam pelayanan publik.
"Konsolidasi, kolaborasi, dan sinergi antara Kementerian/Lembaga, dan Pemerintah Daerah lain, serta dengan dunia usaha harus senantiasa diperkuat agar pelayanan publik menjadi lebih adaptif dan berdaya saing,” tambahnya.
(zul)