Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 20 Juni 2026
home sosok muslim detail berita

Mochtar Kusumaatmadja, Diplomat Ulung dari Keluarga Pesantren

Muhajirin Jum'at, 05 November 2021 - 09:31 WIB
Mochtar Kusumaatmadja, Diplomat Ulung dari Keluarga Pesantren
Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja (Dok Unpad)
LANGIT7.ID - Prof. Mochtar Kusumaatmadja (alm) merupakan sosok akademisi, diplomat ulung, dan regulator yang baik. Kiprahnya di akademisi, ia melahirkan banyak artikel, buku, dan karya ilmiah yang menjadi bagian dalam pengembangan hukum modern di Indonesia.

Mochtar banyak menghabiskan waktunya mengabdi di dunia pendidikan untuk mengajar di Universitas Padjadjaran, Bandung. Terbukti, karirnya di dunia pendidikan mulai dari Dekan FH Unpad (1962-1973), Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni (1966-1969), Pembantu Rektor Bidang Akademis dan Ekstension (1969-1973), hingga Rektor Unpad (1973-1974).

Selain itu, ia juga sempat menjabat sebagai Menteri Kehakiman di era Orde Baru Soeharto, tepatnya di Kabinet Pembangunan pada 1974-1978.

Ia dikenal sebagai orang yang memperjuangkan konsep Wawasan Nusantara. Hal itu terkait dengan gagasan batas teritorial laut Indonesia pada 1957 melalui Deklarasi Djuanda.

Konsep Wawasan Nusantara akhirnya diakui konstitusi internasional atas konsistensi perjuangan Mochtar di tingkat PBB pada 1982. Hingga kini, Wawasan Nusantara tetap menjadi landasan Indonesia dalam menentukan batas teritorial wilayah serta upaya merajut semangat kebangsaan di segenap penjuru negeri dalam menciptakan ketahanan nasional.

“Beliau sosok luar biasa, sebagai akademisi, diplomat, dan regulator itu yang perlu kita berikan penghargaan setinggi-tingginya,” kata Rektor Unpad, Prof. Rina Indiastuti dikutip dari keterangan resminya.

Berkat perjuangannya itu, kini sepeninggal Mochtar pada 6 Juni 2021 lalu, Unpad mengusulkannya sebagai Pahlawan Nasional kepada pemerintah pusat. Usulan itu juga telah mendapatkan dukungan dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

“Kami dari Fakultas Hukum sudah membuat berbagai tajuk dan argumentasi yang akan disampaikan pada pemerintah,” ujarnya.

Kiprah Prof. Mochtar Kusumaatmadja, baik di tingkat Unpad, nasional, maupun internasional sudah tidak diragukan lagi. Beragam warisan dan mahakaryanya disebut layak menjadikannya sebagai pahlawan nasional.

“Mohon doanya kiranya tujuan ini dapat terealisasi,” tambahnya.

Sebagai informasi, konsep Wawasan Nusantara Prof. Mochtar Kusumaatmadja tidak hanya berkaitan dengan kewilayahan negara kepulauan. Jauh sebelum menjadi wawasan kewilayahan yang diperjuangkan Mochtar, konsep ini sudah dideklarasikan dalam bentuk Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.

Keluarga Pesantren

Menurut Sarwono Kusumaatmadja, adik dari almarhum Prof Mochtar, ibundanya adalah keluarga pesantren Balerante di Cirebon. "Beliau orang pesantren pertama yang disekolahkan di sekolah Belanda," ujar Sarwono. Sang ibu lantas menjadi guru SD di Sekolah Kartini.

Sedang ayahnya adalah pegawai di pemerintahan Belanda. "Ayah saya dari kalangan klein ambtenaar tapi profesi beliau asisten apoteker," ujar Sarwono.

Sejak kecil Mochtar sudah terlihat pintar dan cerdas. "Kakak saya itu tergolong jenius," ujar Sarwono mengutip pendapat banyak orang di sekitarnya.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 20 Juni 2026
Imsak
04:30
Shubuh
04:40
Dhuhur
11:58
Ashar
15:19
Maghrib
17:50
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan