LANGIT7.ID, Jakarta - Kematian adalah takdir Allah yang pasti akan dialami semua makhluk hidup. Karenanya, setiap muslim hendaknya memperbanyak amal shalih agar tidak terlena dengan kehidupan dunia yang fana.
Setiap muslim tentu saja mendambakan wafat dalam keadaan husnul khatimah. Husnul khatimah artinya wafat dalam keadaan yang baik, dalam keadaan sebaik-baik iman. Dalam surat Ali Imran ayat 102, Allah berfirman:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِۦ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ
Latin: Yā ayyuhallażīna āmanuttaqullāha ḥaqqa tuqātihī wa lā tamụtunna illā wa antum muslimụn
Baca Juga: Kaya Manfaat, Jangan Kupas Kulit 14 Buah dan Sayuran IniArti: Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.
Selain berupaya terus menerus melakukan kebaikan, seorang muslim hendaknya memperkuat ikhtiar menggapai husnul khatimah dengan berdoa. Sebab, doa adalah sarana utama agar Allah senantiasa menjaga kita dalam kebaikan.
Baca Juga: Benarkah Nabi Muhammad SAW Sama Sekali Tidak Bisa Membaca dan Menulis?Dilansir NU Online, ada beberapa doa yang dapat diamalkan agar diwafatkan dalam keadaan husnul khatimah. Dalam kitab Nashaihul Ibad, Syekh Nawawi al-Bantani memberikan tips untuk meraih husnul khatimah.
Ulama bernama lengkap Syekh Muhammad Nawawi bin Umar al-Jawi ini menjelaskan bahwa di antara sebab-sebab mendapatkan husnul khatimah adalah membiasakan untuk membaca doa berikut ini:
اللّهُمَّ أَكْرِمْ هٰذِهِ الْأُمَّةَ الْمُحَمَّدِيَّةَ بِجَمِيْلِ عَوَائِدِكَ فِي الدَّارَيْنِ إِكْرَامًا لِمَنْ جَعَلْتَهَا مِنْ أُمَّتِهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Latin: Allâhumma akrim hâdzihil ummatal muhammadiyyata bi-jamîli ‘awâidika fid dâraini ikrâman liman ja'altahâ min ummatihi shallallâhu 'alaihi wa sallam
Baca Juga: Masalah Hidup Datang Silih Berganti, Bagaimana Kita Menyikapinya?Artinya: Ya Allah, muliakanlah umat Nabi Muhammad dengan keindahan orang-orang yang kembali kepada-Mu di dunia dan akhirat, sebagai penghormatan-Mu kepada orang yang telah Engkau jadikan bagian dari umatnya
Atau dengan merutinkan membaca doa:
يَارَبَّ كُلِّ شَيْءٍ بِقُدْرَتِكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ اِغْفِرْلِيْ كُلَّ شَيْءٍ وَلَا تَسْأَلَنِيْ عَنْ كُلِّ شَيْءٍ وَلَا تُحَاسِبْنِيْ فِى كُلِّ شَيْءٍ وَأَعْطِنِيْ كُلَّ شَيْءٍ
Latin: Yâ rabba kulli syaîn biqudratika 'alâ kulli syaîn. Ighfirlî kulla syaîn wa lâ tas’alanî 'an kulli syai-in wa lâ tuhâsibnî fi kulli syaîn wa a'thini kulla syai-in.
Baca Juga: Begini Doa yang Diajarkan Rasulullah untuk Tingkatkan Mood KerjaArti: Wahai Tuhan segala sesuatu, dengan kekuasaan-Mu atas segala sesuatu, ampunilah seluruh dosaku. Janganlah Engkau menanyakan kepadaku tentang segala sesuatu. Janganlah Engkau menghisabku mengenai segala sesuatu, dan berilah aku segala sesuatu.
Baca Juga: Macam-Macam Doa Menurut Ulama, Nomor 6 Sering Kita Ucapkan(zhd)