LANGIT7.ID - , Jakarta - Kulit pada buah dan sayuran umumnya memiliki kandungan anti oksidan, serat, vitamin dan mineral yang tidak kalah tinggi daripada dagingnya. Namun ada juga kulit buah yang sulit dicerna sehingga harus dikupas terlebih dahulu.
Tahukah Anda setidaknya ada beberapa buah dan sayuran yang jika dimakan lebih baik disertakan dengan kulitnya. Sebab manfaat kulitnya sangat baik untuk tubuh.
Malina Malkani, MS, RDN, CDN, yang juga pendiri Wholitarian Lifestyle mengatakan, "Buah dan sayuran yang tidak dikupas mungkin memiliki serat hingga 33 persen lebih banyak daripada yang dikupas. Dan tingkat antioksidan di kulit buah bisa sampai 328 kali lebih tinggi daripada yang ditemukan di daging," kata Malkani.
Namun, Alyssa Pike, RD, manajer komunikasi nutrisi untuk Yayasan Dewan Informasi Pangan Internasional, mengatakan jumlah nutrisi di setiap kulit berbeda-beda menurut jenis buah atau sayuran.
Sementara Hillary Cecere, MS, RDN, ahli diet untuk Eat Clean Bro, "Tidak merekomendasikan makan kulit yang terlalu keras atau tidak enak untuk dimakan."
Baca juga : Mangga Kasturi, Buah Endemik dan Langka dari Kalimantan SelatanDengan pertimbangan para pakar di atas dan tujuan untuk meningkatkan nutrisi bagi kesehatan. Berikut 14 buah dan sayur yang baik dikonsumsi tanpa perlu mengupas kulitnya. Ada juga 2 kulit buah yang baik tapi tidak enak jika di makan langsung.
1. Anggur, Berry dan Ceri Anggur termasuk buah yang sulit dikupas kulitnya, sehingga lazimnya dimakan dengan kulitnya. Tetapi sisi lainnya, ternyata kulit anggur memiliki manfaat.
![Kaya Manfaat, Jangan Kupas Kulit 14 Buah dan Sayuran Ini]()
Anggur, beri dan ceri yang mengandung nutrisi tinggi dan antioksidan. Foto: iStock
Kulit anggur mengandung polifenol yang baik untuk kesehatan, sehingga sayang jika dibuang begitu saja. Polifenol dikenal sebagai antioksidan yang dapat membantu melawan radikal bebas dalam tubuh. Namun yang perlu diperhatikan, kulit anggur yang berasal dari impor biasanya mengandung lapisan lilin, pastikan sudah dibersihkan ya!
Begitupun dengan berry dan ceri yang kulitnya mengandung antioksidan dan bernutrisi tinggi.
2. PirJika Anda termasuk yang memakan buah pir dengan cara dikupas kulitnya, mulai sekarang lebih baik jangan lakukan lagi. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa mengonsumsi pir bersama kulitnya dapat meningkatkan kandungan fitonutrisi fenolik mencapai 3-4 kali lipat daripada dikupas.
Fitonutrisi ini termasuk antioksidan, flavonoid anti inflamasi dan anti kanker. Kulit buah pir juga mengandung setengah dari total serat makanan pada buah pir.
3. PersikBuah persik memang tidak sefamiliar buah lainnya yang sudah disebutkan. Keberadaannya pun termasuk jarang ditemukan di Indonesia. Pada kulit buah persik terdapat kandungan karotenoid serta asam caffeic yang merupakan antioksidan dan memiliki sifat antikanker.
Lalu, ada pula kandungan lainnya seperti polifenol yang bermanfaat untuk mengurangi pertumbuhan dan membatasi penyebaran sel kanker. Satu studi bahkan menemukan bahwa menghilangkan kulit persik menghasilkan antioksidan 13 hingga 48 persen lebih sedikit dibanding konsumsi dengan menyertai kulitnya
4. PlumBuah plum juga termasuk buah dengan kulitnya yang mengandung antioksidan yang tinggi.
5. AprikotBuah aprikot memiliki kesamaan bentuk dengan buah persik dan plum, buah ini juga memiliki kandungan antioksidan yang tinggi pada kulitnya. Menikmati buah dan sayuran yang tidak dikupas kulitnya, hendaknya selalu bersihkan dengan saksama sebelum dimakan.
6. ApelSebagian dari kita biasanya mengkonsumsi apel dengan mengupas kulitnya. Apel adalah salah satu buah yang dianjurkan untuk tidak dikupas.
“Kulit apel memiliki serat tidak larut, vitamin C, vitamin A dan flavonoid quercetin,” kata Hillary Cecere.
Meskipun kulit apel mengandung begitu banyak nutrisi dan serat, mereka adalah buah dengan pestisida yang lebih tinggi. Jadi, pastikan mencucinya dengan baik sebelum dikonsumsi.
Baca juga : Konsumsi Sayur dan Buah Berpengaruh pada Kesehatan Mental Anak7. TomatKulit tomat memiliki konsentrasi tinggi flavonoid naringenin, yang dapat mengurangi peradangan dan melindungi dari beberapa penyakit, meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan.
Penelitian lain juga menunjukkan bahwa memasak tomat dengan kulitnya meningkatkan ketersediaan beberapa nutrisi juga.
8. KiwiBanyak yang belum tahu, kulit kiwi ternyata bisa dimakan, kata Malkani.
Bahkan Cecere menambahkan, "kulit kiwi memiliki banyak vitamin C, dan memakannya tiga kali lipat jumlah seratnya dibandingkan dagingnya sendiri." kata Cecere.
Agar bisa beradaptasi, cobalah mengirisnya sangat tipis untuk pemanasan, sebelum bisa memakan bulu halus pada buah kiwi, saran Cecere.
9. MentimunKulit mentimun kaya akan vitamin K, serat, dan potasium, tetapi yang harus diperhatikan adalah kulit mentimun juga bisa mengandung lapisan lilin.
“Kulit mentimun bisa berlilin, jadi pastikan untuk mencuci dengan baik dan bahkan menggunakan handuk kertas untuk menghilangkan lapisan lilin,” kata Cecere.
10. TerongPertahankan kulit terong jika Anda menginginkan serat ekstra, flavonoid, dan magnesium, menurut Cecere. Terong memiliki konsentrasi air yang sangat tinggi, yaitu 92 persen air. Untuk menjaganya Anda harus memakan dengan kulitnya.
11. ZucchiniZucchini adalah sayuran yang bentuknya mirip seperti terong, hanya berwarna hijau seperti mentimun. Baik zucchini maupun terong memiliki konsentrasi air yang tinggi, hanya zucchini lebih tinggi, yaitu mengandung 95 persen air. Kulit sayuran pada terong dan zucchini adalah tempat sebagian besar nutrisi ditemukan.
12. Kentang"Kulit kentang mengandung serat, zat besi, vitamin C, kalium dan folat," kata Cecere.
![Kaya Manfaat, Jangan Kupas Kulit 14 Buah dan Sayuran Ini]()
Untuk itu sayang sekali jika menghilangkan manfaat bergizi yang terdapat pada kulit kentang. Gunakan sikat sayuran untuk menggosok kentang dengan lembut sebelum dimasak, agar kulit kentang menjadi bersih dan enak dimakan.
13. Kulit jerukKulit jeruk memiliki kadar antioksidan yang terbaik, namun kulit jeruk tidak enak untuk dimakan.
"Kulit buah jeruk seperti lemon dan limau, kulit jeruk dapat dimakan jika Anda memasak atau memarut kulitnya," kata Malkani.
14. Kulit labuKulit buah labu memiliki antioksidan yang tinggi sehingga layak untuk disimpan. Kulit buah ini juga termasuk yang tidak enak untuk dimakan langsung.
"Buah labu memiliki kulit yang hanya bisa Anda makan jika Anda memasak dan melunakkannya," kata Malkani.
![Kaya Manfaat, Jangan Kupas Kulit 14 Buah dan Sayuran Ini]()
Selain kulit buah dan sayuran yang memiliki banyak manfaat, ada juga kulit yang tidak terlalu bermanfaat namun bisa dimakan seperti alpukat, bawang putih dan bawang putih dan bawang bombay.
Baca juga : Agrowisata Petik Buah Segar Hadir di Langensari Kota BanjarAlpukat, bawang putih dan bawang Bombay merupakan buah dan sayuran yang memungkinkan dimakan bersama kulitnya, karena kulitnya yang tipis. Namun tidak ada manfaat yang berarti jika mengkonsumsi bersama kulitnya.
Kulit alpukat termasuk yang sulit dicerna pada proses pencernaan, walaupun daging alpukat merupakan sumber serat, kalium, asam folat, dan lemak tak jenuh tunggal yang baik. Sedangkan untuk bawang putih dan bawang bombay, kulitnya tidak terlalu bermanfaat dan tidak enak untuk dimakan, jadi sebaiknya lepaskan lapisan itu.
(est)