Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 27 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Modal Kepercayaan, Muslim Ini Sukses Ternak Ayam

mahmuda attar hussein Ahad, 07 November 2021 - 12:05 WIB
Modal Kepercayaan, Muslim Ini Sukses Ternak Ayam
kandang ayam milik Wahyu Setyabudi. Foto: Youtube PecahTelur
Langit7, Jakarta - Seringkali mentor bisnis menegaskan bahwa modal usaha yang utama bukanlah soal uang, melainkan salah satunya adalah soal kepercayaan.

Ya, kepercayaan ini dianggap sebagai sesuatu yang lebih mahal dan sulit didapatkan ketimbang uang. Pasalnya, banyak jalan usaha akan terbuka dengan modal kepercayaan yang dimiliki seseorang.

Seperti kisah inspirasi yang datang dari Blitar. Ialah Wahyu Setyabudi yang sukses mengembangkan usahanya bermodalkan kepercayaan.
Modal Kepercayaan, Muslim Ini Sukses Ternak Ayam
Baca juga: Rani Mardiana Rahayu, Sulap Sampah Jadi Barang Bernilai Jual Tinggi

Wahyu mengisahkan sempat beberapa kali mengalami kejatuhan dalam usaha hingga mengalami keterbatasan modal uang. Namun, dengan menjadi orang yang dapat dipercaya ia mampu membuka kembali usaha peternakan ayam petelurnya, bahkan mengembangakannya hingga sukses.

"Alhamdulillah dalam waktu beberapa tahun kita berkembang, walaupun untungnya tipis karena kita cari yang cash. Tapi Alhamdulillah kita dipercaya sehingga masih dapat keuntungan," ujarnya dikanal Youtube PecahTelur.

Menurutnya, kesuksesan dalam perkembangan usaha bisa didapatkan ketika seseorang fokus mengerjakannya. Artinya, pengusaha perlu mengurangi gaya hidupnya diawal menjalankan usaha.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar menghindari jalan utang untuk urusan permodalan. Semua itu dilakukan, lanjut dia, untuk menghindari besarnya pasak dari pada tiang.

"Menjadi sukses itu intinya jangan sampai keluar dari prinsip kepercayaan orang," ujarnya.

Sebagai orang yang dapat dipercaya, Wahyu mengaku seringkali dititipkan uang, walaupun belum memasok telur kepada mitranya. Hal itu berkat modal kepercayaan yang ia jalin kepada rekannya.

Sehingga, dengan hal itu ia mampu mengembangkan usahanya secara signifikan. Kendati demikian, Wahyu selalu selektif dalam memilih rekanan bisnis, untuk memitigasi kendala ke depannya.

"Artinya kita tidak bisa ekspansi gila-gilaan, kita juga perlu melihat dana cadangan untuk ternak," katanya.

Baca juga: BI: Minyak Goreng hingga Detergen Bakal Sumbang Inflasi Awal November

Menurutnya, menemukan orang yang benar-benar bisa dipercaya membutuhkan proses panjang. Untuk itu, sebagai pengusaha ia kerap kali menelusuri rekam jejak calon rekan bisnisnya.
Modal Kepercayaan, Muslim Ini Sukses Ternak Ayam
Dengan kesuksesannya itu, kini Wahyu sedang menggarap sebuah gabungan kelompok tani (Gapoktan) untuk peternakan domba di wilayahnya. Sebab, melalui risetnya, ia menemukan adanya peluang yang baik dari peternakan kambing dan domba.

"Kalau dibandingkan, setelah saya riset keuntungan ayam per 1.000 ekor itu bisa didapatkan dari 100 ekor domba. Apalagi dari domba per bulan bisa mendapatkan sekitar Rp10-15 juta, sedangkan ayam itu per 1.000nya itu tidak sampai," jelasnya.

Terlebih, lanjut dia, kebutuhan domba di pasaran juga sangat menjanjikan. Dilihat dari data Dinas Peternakan setempat bahwa pasokan domba di Yogyakarta belum bisa memenuhi permintaan pasar.

"Saya harap, peluang usaha yang ada dapat mendorong generasi muda untuk nimbrung di bisnis. Sehingga kita menjadi Indonesia yang berjaya," tambahnya.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 27 April 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:14
Maghrib
17:51
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)