LANGIT7.ID - Dokter Pakar Neuroparenting, dr Aisah Dahlan, menjelaskan, bacaan istighfar bisa menarik banyak oksigen ke otak manusia. Mengucapkan lafadz istighfar akan mengeluarkan karbondioksida atau Co2.
“Dari ilmu otak, rupanya istighfar itu bisa menarik banyak oksigen. Kenapa? Karena pada saat kita melafadzkan istighfar, Astagfirullahaladzim, ternyata kita mengeluarkan karbondioksida atau Co2,” ucap dr Aisah Dahlan melalui kanal youtube Pecinta dr Aisah Dahlan, dikutip Selasa (9/11/2021).
Dia menjelaskan, dalam huruf Arab, istighfar memiliki banyak huruf
jahr atau huruf saat dilafadzkan harus menahan nafas secara bersamaan bersamaan. Seperti huruf
Ghoin. Huruf
Ghoin mengeluarkan karbondioksida.
Baca Juga: Perlu Tahu, Ini Manfaat Tidur Hadap Kanan Anjuran Rasulullah
“Karena karbondioksida yang keluar banyak, hidung menarik oksigen juga banyak. Nafas biasa juga narik oksigen. Ia, tapi Cuma 1 liter, tapi kalau habis istighfar 5 liter,” ucapnya.
Oksigen yang tertarik itu akan terbawa melalui pembuluh darah dan dibawa ke otak. Maka, otak akan lebih segar dan mudah dalam berfikir. Tentu, hal itu membuat seseorang lebih tenang. Mirip saat seseorang menarik nafas panjang, salah satu manajemen untuk mengelola emosi secara umum.
Namun, saat menarik nafas panjang, oksigen lebih dulu ditarik dan dikeluarkan. Sementara istighfar dikeluarkan terlebih dahulu, baru menarik oksigen.
“Kalau istighfar, keluar dulu karbondioksidanya baru tarik nafas. Kalau Tarik dulu, oksigen yang terambil hanya mampu 3 liter. Tapi kalau keluar dulu, saat ditarik 5 liter dapetnya setelah itu,” jelas dr Aisah Dahlan.
Baca Juga: Ragam Manfaat Menumbuhkan Janggut dari Sisi Kesehatan(jqf)