LANGIT7.ID, Jakarta - Masjid Zeinurrahim merupakan salah satu pusat dakwah di Lombok Utara. Masjid ini dibangun oleh lembaga amal Johari Zein Foundation pada 2019.
Gempa yang melanda Lombok pada 2018 lalu turut meluluhlantakkan fasilitas ibadah. Selain Kebutuhan rohani juga menjadi pilar penting bagi kehidupan masyarakat di pulau yang dikenal dengan sebutan 1000 masjid ini.
Masjid Zeinurrahim menjadi masjid pertama yang dibangun lembaga amal milik Djohari Zein, pebisnis muslim, pendiri ekspedisi PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) dan startup logistik Paxel dalam rangka mewujudkan 99 masjid di delapan penjuru dunia. Masjid ini didesain tahan gempa dan dapat menampung hingga 800 jamaah.
Baca Juga: Mantapkan Hati, Pendiri JNE Optimis Dapat Bangun 99 MasjidDilansir Johari Zein Foundation, Masjid Zeinurrahim dibangun di atas lahan seluas 1300 meter per segi. Masjid juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti pusat belajar santri tahfiz, ruang kerja, tempat menginap untuk musafir, dan ruang takmir.
Djohari Zein berharap dibangunnya kembali masjid Zeinurrahim diharapkan bisa mendatangkan manfaat bagi masyarakat sekitar. Kegiatan keagamaan maupun sosial kemasyarakatan juga bisa aktif kembali melalui masjid Zeinurrahim.
Masjid yang berada di Desa Medana, Kabupaten Lombok Utara itu kemudian diserahkan kepada Yayasan Isti’daduddaroin untuk dikelola.
Baca Juga: Pakai Skincare Dapat Batalkan Wudhu? Ini Pandangan Ulama Kontemporer“Kami berharap dibangunnya kembali masjid Zeinurrahim tersebut bisa menjadi pusat kegiatan dakwah di Lombok Utara,” ujarnya.
Bermula dari keinginan membangun sebuah masjid sebagai tanda cinta kepada Allah, Djohari Zein justru bertekad ingin mendirikan 99 masjid di delapan penjuru dunia. Saat ini, Djohari telah mendirikan dua masjid lewat yayasan amalnya.
Baca Juga: Moderasi Beragama Secara Konseptual dan Praktik Merupakan Dua Hal BerbedaDjohari mengisahkan, gagasan membangun masjid tercetus saat ia menjalankan umrah pada sekitar tahun 2005. Ia berdoa di Masjidil Haram agar Allah memperkenankannya membangun masjid meskipun satu buah seumur hidup.
Namun, tak disangka-sangka hatinya justru mendapat petunjuk, “Jangankan satu masjid, 99 pun sesungguhnya Allah izinkan.” Sepulang dari umrah, hatinya semakin yakin bahwa dirinya memang diamanahkan Allah membangun banyak fasilitas ibadah.
Baca Juga: Ini Pandangan Islam Soal Cicilan dalam Transaksi Jual BeliBaca Juga: Mudahkan Ummat Islam Berbelanja, Masjid Latifah Dirikan Fiiziya Mart(zhd)