Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq F Alrabiah mengapresiasi perusahaan jasa logistik Indonesia, JNE yang telah mengumrahkan 1.643 karyawannya ke Tanah Suci.
Atas musibah kebakaran ini, pihak JNE meminta maaf dan berkomitmen untuk mengganti rugi terhadap barang-barang kiriman pelanggan yang terdampak akibat musibah ini.
Presiden Direktur JNE Mohamad Feriadi Soeprapto menyebut berbisnis jasa logistik dan pengiriman sangat bergantung kepada Sang Pencipta. Itu tertuang dalam bentuk kepedulian kepada sesama. Forum Jurnalis Wakaf Indonesia (Forjukafi) menyambut visi JNE dengan ajakan kolaborasi wakaf.
Beras yang didistribusikan oleh JNE sebanyak 6.199 ton untuk 247.997 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sebagai distributor, JNE bertanggung jawab atas segala kerusakan bansos yang akan didistribusikan dan jumlah kerusakan beras sebanyak 3,4 ton.
Hotman mengatakan, tuduhan terhadap JNE tidaklah tepat. Pasalnya, JNE telah mengganti beras yang rusak dengan cara membeli beras bansos tersebut. Lalu pihak JNE menguburkan beras tersebut bertujuan agar tidak ada oknum yang menyalahgunakan.
PT JNE didampingi kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea, membantah fitnah dugaan penimbunan beras untuk bantuan sosial. Kasus ini sempat viral di media sosial.
Perhatian JNE kepada karyawan juga terbukti saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia. PT JNE merupakan salah satu perusahaan yang tidak melakukan PHK kepada karyawannya.
Djohari mengisahkan, gagasan membangun masjid tercetus saat ia menjalankan umrah sekitar tahun 2005. Ia berdoa di Masjidil Haram agar Allah memperkenankannya membangun masjid meskipun satu buah semasa hidupnya.
Kehadiran Smesco Fulfillment Center diharapkan mendorong kemajuan bisnis pelaku usaha sehingga tidak perlu lagi menangani aktifitas logistik yang memerlukan effort besar di dalam proses bisnis.