LANGIT7.ID, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menghadiri acara tasyakuran gedung baru Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI) di Jalan Matraman Raya Jakarta Timur. Anies berharap gedung baru PP DMI dapat mendorong transformasi masjid di Indonesia.
Anies berpesan kepada seluruh anggota DMI yang hadir bahwa mengurus masjid adalah pengabdian seumur hidup. Menurut dia, berbeda dengan jabatan kerja lainnya, pengurus masjid tidak mengenal kata pensiun.
"Tidak ada pensiun dalam urusan masjid. Boleh saja jabatan pemerintahan selesai, boleh saja tugas di korporasi selesai, tapi tugas mengurus masjid tidak ada kata selesai," tutur Anies dikutip Thawaf TV, Kamis (11/11/2021).
Baca Juga: Ijtima Ulama MUI: Pinjol Berbasis Bunga Hukumnya HaramAnies mengatakan, masjid adalah sarana ibadah umat Islam yang tidak hanya digunakan untuk shalat. Masjid juga memegang peranan penting dalam kehidupan sosial.
"Di masjid inilah kita mendapatkan kesetaraan, yang miskin dapat duduk di samping yang kaya tanpa minder itu hanya di masjid. DMI saya rasa punya spirit yang sama, memakmurkan dan memberi kesetaraan," kata Anies.
Anies bersyukur PP DMI saat ini memiliki gedung sendiri yang megah. "Saya ingat pada pelantikan pengurus DMI di Masjid Istiqlal, kantornya masih terbatas. Alhamdulillah beberapa tahun kemudian punya gedung baru yang sangat megah, representatif, dan strategis," katanya.
Baca Juga: Ustaz Dasad Latif Digadang-gadang Bakal Jadi Ketua DMIGedung PP DMI di Jalan Matraman Raya, kata dia, berada di lokasi strategis dan erat kaitannya dengan nilai historis perjuangan Islam oleh pasukan Mataram di Jakarta yang dahulu bernama Batavia.
"Matraman ini tempat pasukan Mataram ketika pasukan Sultan Agung ke Jakarta menyerang VOC itu terhentinya di sini, bahkan mereka tidak kembali lagi ke Mataram," ujar Anies Baswedan.
Baca Juga: Ustaz Dasad Latif Digadang-gadang Bakal Jadi Ketua DMI(zhd)