LANGIT7.ID, Jakarta - Nabi Sulaiman merupakan utusan Allah yang dianugerahi kerajaan dan kekayaan luar biasa. Kerajaannya begitu adidaya dengan kekuasaan yang meliputi kalangan manusia, jin, dan hewan.
Nabi Sulaiman mampu menguasai angin sehingga ia dapat mengendarainya. Dengan angin itu, Nabi Sulaiman dapat melesat ke berbagai belahan dunia sesuai kehendaknya. Angin Nabi Sulaiman mampu menerbangkan apa saja dan menuju kemana saja.
Tak hanya itu, Nabi Sulaiman juga dapat memerintah kaum jin untuk mengerjakan apa saja. Kaum jin di bawah perintah Nabi Sulaiman mampu membangun sebuah kota dalam waktu singkat, menyelam ke laut dalam untuk mencari mutiara hingga memindahkan sebuah kerajaan.
Baca Juga: Ciri Fisik Rasulullah SAW, Manusia Paling Tampan di Dunia Namun, di balik kuasanya yang begitu besar, Nabi Sulaiman tetaplah seorang manusia yang tak dapat menghindar dari kejaran maut. Begitu ajalnya tiba, betapapun adidayanya kerajaan Nabi Sulaiman tak dapat menunda waktu kematiannya.
Bahkan, wafatnya Nabi Sulaiman pun tidak diketahui oleh seluruh penduduk kerajaan kecuali setelah Allah memberikan pertanda. Sebagaimana dikisahkan dalam Alquran Surat As Saba ayat 14:
Baca Juga: Lembaga Dakwah PBNU Ajak Dai Gencarkan Bahaya Miras فَلَمَّا قَضَيْنَا عَلَيْهِ الْمَوْتَ مَا دَلَّهُمْ عَلٰى مَوْتِهٖٓ اِلَّا دَاۤبَّةُ الْاَرْضِ تَأْكُلُ مِنْسَاَتَهٗ ۚفَلَمَّا خَرَّ تَبَيَّنَتِ الْجِنُّ اَنْ لَّوْ كَانُوْا يَعْلَمُوْنَ الْغَيْبَ مَا لَبِثُوْا فِى الْعَذَابِ الْمُهِيْنِۗ
Artinya: Maka ketika Kami telah menetapkan kematian atasnya (Sulaiman), tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali rayap yang memakan tongkatnya. Maka ketika dia telah tersungkur, tahulah jin itu bahwa sekiranya mereka mengetahui yang gaib tentu mereka tidak tetap dalam siksa yang menghinakan.
Ayat ini menerangkan bahwa ketika ajalnya telah dekat, Nabi Sulaiman duduk di atas singgasananya sambil bertumpu pada tongkatnya. Pada waktu itulah Sulaiman meninggal dunia dan tidak seorang pun yang tahu bahwa dia sudah meninggal baik para pengawalnya, penghuni istana, maupun jin-jin yang selalu bekerja keras melaksanakan perintahnya.
Baca Juga: Hikmah Dianjurkan Berpindah Tempat Saat Shalat Sunnah Nabi Sulaiman jatuh tersungkur karena tongkatnya dimakan rayap, sehingga tidak dapat menahan berat tubuhnya. Ketika itu, barulah orang sadar bahwa Sulaiman sudah meninggal, demikian pula jin-jin yang tetap bekerja keras melaksanakan perintahnya.
Pada waktu itulah kaum jin mengakui kelemahan diri mereka, karena tidak dapat mengetahui bahwa Sulaiman telah meninggal. Kalau mereka tahu bahwa Sulaiman telah meninggal, tentulah kaum jin itu tidak akan tetap bekerja, karena mereka hanya diperintahkan Allah patuh kepada Nabi Sulaiman saja, tidak kepada pembesar-pembesar di istananya.
Baca Juga: Ilmu Pengetahuan Berkembang Pesat Terinspirasi dari Al-Quran Allah tidak menerangkan dalam ayat ini berapa lama Sulaiman bertelekan di atas tongkatnya sampai ia jatuh tersungkur. Sebagian mufassir mengatakan bahwa Nabi Sulaiman bertelekan pada tongkatnya sampai ia mati selama satu tahun.
Baca Juga: Agar Anak Jadi Cerdas Seutuhnya, Ajarkan Al-Qur’an dan Bahasa Arab(zhd)