Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 Juli 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Siswa MAN 2 Kudus Raih Emas di Ajang Penemu Muda Internasional

hasanah syakim Ahad, 14 November 2021 - 21:04 WIB
Siswa MAN 2 Kudus Raih Emas di Ajang Penemu Muda Internasional
Almas Fauziah dan Sekar Arum Kinasti siswi MAN 2 Kudus yang mengikuti ajang penemu internasional. Foto: MAN 2 Kudus
LANGIT7.ID - Kudus - Siswa MAN 2 Kudus raih medali emas kejuaraan internasional di International exhibition for Young Inventors 2021. Ajang yang diikuti puluhan peneliti muda dari Rusia, Singapura, Jepang, Hongkong, China, India, dan Italia ini berlangsung secara online pada Senin (1/11/2021) lalu.

Dua siswi MAN 2 Kudus, Almas Fauziah dan Sekar Arum Kinasti berhasil ciptakan alat pendeteksi zat berbahaya yang terkandung dalam makanan. Riset keduanya memanfaatkan ekstrak ubi ungu, ekstrak bunga talam, dan ekstrak bunga pacar air yang kemudian dimasukkan dalam refill ballpoint. Alat yang diciptakan ini mampu mendeteksi kandungan zat formalin, boraks, serta pewarna sintesis dalam makanan.

Baca juga: Pesantren Amanatul Ummah, Bermula dari Hutan Angker Jadi Madrasah Internasional

"Ide awalnya, kami banyak mendengar berita tentang adanya oknum yang tidak bertanggung jawab yang menaburkan zat makanan berbahaya dalam makanan yang mereka jual. Itu dapat mengakibatkan kerusakan kesehatan dalam jangka waktu yang panjang," ujar Almas Fauziah seperti dikutip dari laman Kemenag.

Selain itu, lanjutnya, riset ini juga dilatarbelakangi mahalnya alat pendeteksi zat berbahaya dalam makanan yang dijual di pasaran. Sehingga, tidak banyak orang yang mau membelinya.

Menurut Sekar Arum, penelitian ini awalnya dilakukan pada 2020 untuk persiapan mengikuti kompetisi invensi internasional yang dilaksanakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Riset ini kemudian dikembangkan lagi selama sebulan pada 2021 untuk mengikuti ajang internasional.

"Alhamdulillah berhasil meraih medali emas," tuturnya.

Pembimbing Tim Detective PEN MAN 2 Kudus Widayanto mengapresiasi prestasi siswanya. Menurutnya, siswa MAN 2 Kudus dibekali dengan berbagai macam pengetahuan sesuai visi misi madrasah, yaitu madrasah berbasis riset. Setiap siswa MAN 2, dari kelas 10 sudah dirancang untuk mendapatkan ide penelitian sesuai minat dan karakter masing-masing.

Baca juga: Wamenag: Afirmasi ke Madrasah Swasta Terus Dikembangkan

"Di situlah kita memfasilitasi dan mendukung, mengajarkan bagaimana mereka bisa berkembang dan mampu berkompetisi dengan sekolah dan madrasah lain," paparnya.

"Hasil riset ini baru berhasil mendeteksi tiga zat. Ke depan, riset ini akan dikembangkan untuk bisa mendeteksi zat lain," sambungnya.

Baik Almas maupun Sekar, keduanya mengaku sangat senang bisa mengharumkan nama baik Indonesia dan madrasah.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:24
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan