Langit7, Jakarta - Tren tanaman hias sempat menjadi primadona di tengah pandemi Covid-19. Namun, beberapa pelaku usaha florikultura menyebutkan bahwa saat ini penjualan tanaman sudah mulai mengalami penurunan seiring menurunnya kasus Covid-19.
Kendati demikian, penurunan angka penjualan tanaman hias ini bukan berarti menjadi sebuah kerugian. Untuk itu, diperlukan strategi khusus dalam menyesuaikan situasi saat ini.
Mungkin, sebagian Sahabat Langit7 juga merupakan pelaku usaha atau bahkan pecinta tanaman hias. Jangan takut akan kerugian dari tanaman hias, berikut ini tips dari Langit7.id agar tren tanaman hias tetap stabil.
Bidik Kolektor Tanaman HiasMemang tidak semua masyarakat merupakan pecinta florikultura. Namun bagi pehobi tanaman hias, mereka rela mengeluarkan nominal uang cukup besar hanya untuk satu tanaman hias langka atau yang jarang dimiliki banyak orang.
Baca juga: Sukses Jadi Produsen Minuman Herbal hingga Pasar GlobalUntuk itu, Sahabat Langit7 perlu menyiapkan stok tanaman hias yang dikhususkan bagi para kolektor. Adapun beragam jenis tanaman hias koleksi ini, seperti Monstera Variegata, Aglonema Golden Hope, Anthurium Warocqueanum.
Seperti diketahui, bunga koleksi ini masih dihargai hingga jutaan rupiah untuk ukuran kecil dan berdasarkan jumlah daunnya.
Gunakan Media OnlineYa, di tengah perkembangan teknologi ini, media online menjadi wadah utama dalam jual beli yang harus digunakan oleh para pengusaha.
Baca juga: Ustadz Nasrullah Beberkan Kiat Menarik Rezeki Lewat BukuSebab jika hanya mengandalkan toko fisik atau
offline, akan membatasi jangkauan pembeli. Dengan menggunakan pemasaran secara online bakal memudahkan penjual untuk menjangkau pembeli yang lebih luas, atau bahkan siap ekspor.
Tingkatkan KualitasPoin terpenting untuk menambah nila jual, khususnya tanaman hias adalah kualitas. Sahabat Langit7 perlu meningkatkan kualitas stok tanaman hias yang tersedia guna menarik minat pembeli.
Baca juga: Begini Nasib Produk Minuman Herbal Saat IniSelain itu, dengan meningkatkan kualitas tanaman hias juga akan menambah nilai jual dari tanaman itu sendiri. Ingat, ada harga ada rupa.
Jadi, jangan asal menetapkan harga mahal untuk tanaman hias dengan kualitas standar ya.
(zul)