LANGIT7.ID - , Jakarta - Berbelanja telur bisa membuat sakit kepala. Selain pilihan yang melibatkan ukuran, tingkat warna, juga pakan yang mempengaruhi. Kenapa harus pusing dalam memilih telur?
Bisa dibilang telur merupakan makanan yang paling sering dikonsumsi masyarakat Indonesia. Tak hanya untuk dimakan langsung sebagai lauk, telur juga biasa digunakan untuk bahan olahan kue dan sebagainya.
Meski belakangan harga telur naik turun, tapi tak menyurutkan tetap membeli pangan satu ini. Terlebih karena kandungan gizi dalam telur yang melimpah dan membawa manfaat untuk kesehatan juga kecantikan.
Nah, agar tak salah memilih telur berkualitas baik, sebaiknya teruskan membaca artikel ini sampai tuntas. Sehingga Anda bisa membeli telur dengan percaya diri.
Baca juga: Tahan Hawa Nafsu, Mantan TKI Sukses Ternak Ayam PetelurBerikut adalah cara memilih telur yang baik, seperti dilansir dari laman Livestrong, Rabu (17/11/2021).
1. Warna kulit telurSaat berbelanja telur, Anda pasti lebih tertarik dengan telur warna coklat dibanding putih. Padahal, menurut ahli nutrisi dari Academy of Nutrition and Dietetics Kristen Smith, tidak ada perbedaan nutrisi antara telur putih dan coklat.
"Perbedaan warna kulit hanya menunjukkan bahwa jenis ayam yang berbeda menghasilkan telur." kata Kristen.
Hanya saja, kamu juga harus memperhatikan dari warna cangkangnya. Sebaiknya pilih telur berwarna pekat dan terlihat cerah, dibanding telur dengan cangkang yang dipenuhi bintik-bintik.
Kondisi cangkang yang penuh bintik-bintik menandakan telur tersebut sudah lama dan tidak segar lagi, sehingga jamur tumbuh di bagian kulit.
2. Ukuran telur dan nilai giziDi sebagian besar toko, pembeli pasti melihat dari ukuran yang dianggap berpengaruh pada kualitas.
Telur adalah makanan yang relatif murah, bergizi dan sumber protein berkualitas tinggi. Telur juga sumber vitamin B, selenium, vitamin A, D, E dan K yang baik, serta kolin, nutrisi yang sangat penting untuk kesehatan otak. Plus, telur merupakan sumber antioksidan penting, menurut sebuah review di Nutrisi pada Oktober 2015.
Biasanya telur yang kecil dihasilkan dari ayam yang masih muda. Artinya, ukuran kuning telur ayam muda cenderung lebih kecil dibanding ayam berukuran normal. Karena itu sebaiknya pilih telur dengan ukuran normal.
3. Perhatikan bentuk telurJika diperhatikan setiap telur memiliki ukuran yang berbeda-beda, ada yang bulat ada juga yang berbentuk lonjong. Untuk mendapat ukuran kuning telur yang lebih padat dan banyak, Anda bisa pilih telur berbentuk bulat. Sedangkan telur berbentuk lonjong biasanya memiliki kuning telur yang lebih sedikit.
4. Permukaan cangkang Pasti banyak dari Anda yang terkecoh memilih telur yang permukaan cangkang atau kulitnya halus. Nah, untuk mendapat telur yang berkualitas baik, pilihlah telur dengan kulit yang teksturnya kasar atau ada butiran pasir di permukaannya. Kenapa? Karena itu tanda telur yang masih segar. Sedangkan telur yang halus dan berkilau menandakan telur tersebut sudah disimpan dalam waktu lama.
Baca juga: Pasokan Surplus, Harga Telur dan Daging Ayam Turun di Pasar-Pasar Jakarta5. Guncang telur Tanda telur yang bagus adalah tidak mengeluarkan suara saat Anda mengguncangnya. Dalam hal ini, bukan mengguncang secara keras, tapi lakukan perlahan sambil dekatkan ke teling. Bila saat diguncang telur tidak mengeluarkan suara, bisa dipastikan tekstur putih telur pun masih kental. Berbeda dengan telur yang sudah lama disimpan, putih telurnya pasti encer dan terdengar saat diguncang.
Jadi, apakah Anda sudah bisa memilih telur berkualitas baik?
(est)