LANGIT7.ID - - Pasti banyak diantara kita semua yang menggunakan masker medis, kemudian segera merobeknya setelah beberapa jam memakainya.
Sejauh ini arahan yang hadir di tengah masyarakat adalah masker medis hanya untuk sekali pakai. Bahkan dianjurkan untuk merobeknya saat akan membuang ke tempat sampah, agar tidak dimanfaatkan oknum-oknum tak bertanggung jawab yang menjual masker bekas.
Tetapi informasi ini justru bertolak belakang dengan informasi yang didapat dari Adios Corona yang memperbolehkan masker medis dipakai ulang berkali-kali.
Adios Corona adalah sekelompok ilmuwan yang menganalisis publikasi semua yang terkait virus COVID-19 dari jurnal khusus sains dan kedokteran.
Baca juga: Pakai Masker Terlalu Lama Sebabkan Jerawat, Ini SolusinyaLembaga atau organisasi ini bertujuan untuk menghentikan penyebaran virus dan mendapatkan kembali kehidupan sosial yang aman. Caranya dengan menyebarluaskan informasi yang baik agar bisa diimplementasikan baik secara individu atau kelompok.
Menurut artikel dari Adios Corona, berdasarkan saran dari para peneliti, ternyata masker medis bisa dipakai ulang. Namun ada beberapa catatan yang harus diperhatikan. Setidaknya ada 7 catatan jika ingin menggunakan masker medis berulang-ulang.
1. Masker yang bisa dipakai kembali adalah masker yang dalam keadaan baik, artinya masker tersebut tidak bernoda, tidak kotor, tidak patah talinya dan tidak robek atau berlubang.
2. Gunakan amplop kertas untuk alat agar masker bisa dipakai berulang-ulang. Pilih amplop yang tidak berminyak, gunakan amplop kertas putih polos atau cokelat yang banyak tersedia di toko atau warung terdekat.
3. Selalu mencatat pada amplop kapan memasukkan masker, isi satu amplop dengan satu masker. Jangan lupa catat juga sudah berapa kali masker itu digunakan.
4. Buatlah tumpukan amplop dengan menempatkan amplop yang baru diisi ditumpukkan paling bawah. Gunakanlah amplop yang berada pada tumpukan paling atas, sebab amplop tersebut sudah melewati proses dekontaminasi.
5. Dekontaminasi ialah proses pembersihan suatu benda atau zat untuk menghilangkan zat pencemar seperti mikroorganisme atau bahan berbahaya, termasuk bahan kimia, zat radioaktif, dan penyakit berjangkit.
Dekontaminasi dapat dipercepat prosesnya dengan memaparkan amplop pada suhu di atas 25 derajat celsius. Semakin panas, semakin cepat virus terbunuh. Jika suhunya mencapai 37 derajat, maka virus akan terbunuh sebanyak 99%. Sedangkan jika dimasukkan ke dalam oven dengan suhu 70 derajat celsius, proses dekontaminasi hanya akan memakan waktu 1 jam.
Tumpukan amplop yang berada di bawah suhu 25 derajat tidak akan efektif proses dekontaminasi nya. Apalagi jika pada suhu yang dingin, karena virus bisa bertahan lebih lama.
6. Simpan masker dalam amplop selama 7 hari, karena virus akan mati dengan sendirinya setelah itu.
7. Tidak berbagi masker medis ini dengan orang lain, termasuk setelah di dekontaminasi. Dan bagi orang dengan imunitas yang lemah, diharapkan tidak melakukan hal ini.
Itulah 7 catatan yang dikeluarkan oleh Adios Corona jika ingin menggunakan ulang masker medis. Karena melakukan hal ini akan berdampak bagi ekosistem lingkungan.
Berikut beberapa manfaat yang bisa didapatkan dengan melakukan pemakaian ulang masker medis.
1. Bisa mengurangi polusi dan sampah
Seperti yang diketahui bersama, bahwa masker medis terbuat dari partikel plastik nanofiber. Plastik ini sudah terurai secara alamiah, hanya akan terurai setelah sekian ratus tahun.
Makanya tidak heran jika menggali tanah bekas sampah yang ada maskernya, masker tetap tidak hancur melebur dalam tanah.
Baca juga: Jangan Sembarangan, Begini Cara Membuang Masker Sekali Pakai2. Mengurangi penggunaan minyak bumi
Masker terbuat dari polypropylene, dan untuk memproduksi polypropylene dibutuhkan minyak bumi yang cukup banyak.
3. Menghemat pengeluaran
Dengan menggunakan metode ini, satu kotak masker isi 50 bisa digunakan sampai 1 tahun untuk satu orang.
4. Mengurangi risiko kontaminasi masker bekas
Masker bekas yang dibuang berpotensi menimbulkan kontaminasi. Dengan tidak membuangnya, Sahabat Langit7 sudah berperan mengurangi kontaminasi dari masker bekas.
(est)