LANGIT7.ID, Jakarta - Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat masuk dalam kategori masjid dunia yang ramah lingkungan. Istiqlal dianggap sebagai pelopor masjid hijau di Indonesia karena penggunaan panel surya yang membantu menghemat ribuan ton emisi karbon dioksida per tahun.
“Inisiatif Masjid Hijau terinspirasi oleh pekerjaan besar yang telah dilakukan oleh mitra seperti
Islamic Relief yang mendanai panel surya Masjid Pusat Glasgow dan upaya energi surya yang dilakukan tahun lalu di masjid Istiqlal di Jakarta,” dikutip laporan Ummah for Earth, Ahad (21/11/2021).
Laporan bertajuk '
Green Mosques Initiative, Empowering Community-Led Sustainable Solutions' meneliti potensi dampak sosial, lingkungan, dan keuangan bagi pemasangan panel fotovoltaik (PV) di 10 masjid besar di seluruh dunia.
Baca Juga: 5 Masjid dengan Pemandangan Alam Terbuka, Nomor 1 Ada di PuncakSelain Istqilal, sembilan masjid lainnya ialah Masjid Nabawi, Masjidil Haram, Masjid Glasgow, Masjid Al Azhar, Masjid Agung Jamia, Masjid Agung Al Jazair, Masjid Nizamiyah, Masjid Umayyah, dan Masjid Hasan II.
Laporan ini menunjukkan potensi umat Islam yang sangat besar terhadap upaya pelestarian lingkungan hidup. Selain pelestarian lingkungan, masjid juga memiliki kekuatan sebagai pusat budaya, spiritualitas, dan kehidupan masyarakat.
Baca Juga: 4 Amalan Sunnah Sebelum dan Sesudah Adzan Maghrib“Masjid adalah ekspresi dari keinginan umat Islam dan pemimpin agama untuk menjadi bagian dari solusi iklim,” tulis laporan itu.
Menurut analisa software RETScreen, emisi gas rumah kaca (GRK) setiap penggunaan satu kWh adalah 0,819 kilogram karbon dioksida per kWh. Mengacu pada energi yang dihasilkan dari pemasangan panel fotovoltaik, yaitu sekitar 1,44 GWh, pengurangan emisi GRK tahunan bruto karbon dioksida dari penggunaan energi listrik di Masjid Istiqlal adalah 1.098 ton/tahun.
Baca Juga: Mahfud MD Tegaskan Jangan Berpikir MUI Perlu DibubarkanAngka tersebut setara dengan penghematan 471.568 liter bensin, 101 hektar hutan yang menyerap karbon, emisi 201 mobil dan truk ringan yang tidak dioperasikan per tahun, atau 378 ton daur ulang sampah. Secara biaya, Istiqlal mampu menghemat 103.710 dolar AS per tahun atau Rp1,5 miliar per tahun.
Masjid Istiqlal memiliki luas atap 20.200 meter per segi dan diperkirakan total area yang tersedia untuk memasang panel fotovoltaik adalah 14.600 meter persegi. Bila pemasangan panel surya dimaksimalkan, Istiqlal dapat menjadi sumber energi bagi 977 rumah penduduk di sekitarnya.
Baca Juga: Bagaimana Tahapan Proses Penciptaan Manusia dalam Alquran?Baca Juga: Tafsir An Nisa ayat 36: Wajib Berbuat Baik kepada Sesama(zhd)