Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 28 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Pemerintah Ingin Berdayakan Pesantren Melalui Inklusi Keuangan

Muhajirin Senin, 29 November 2021 - 08:34 WIB
Pemerintah Ingin Berdayakan Pesantren Melalui Inklusi Keuangan
Ilustrasi koperasi pondok pesantren Sidogiri (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Iskandar Simorangkir, mengatakan, besarnya potensi ekonomi dalam ekosistem pondok pesantren bisa mendukung upaya pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi melalui inklusi keuangan.

Jumlah pesantren di Indonesia pada 2020 mencapai 28.194. Lalu, 44,2 persen di antaranya memiliki sumber daya ekonomi.

"Hal ini dikarenakan inklusi keuangan memegang peranan penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi, menurunkan kemiskinan, dan mengurangi kesenjangan antar individu dan antar daerah," kata Iskandar melalui keterangan tertulis, Senin (29/11/2011).

Presiden Joko Widodo selaku Ketua Dewan Nasional Keuangan Inklusif menetapkan target tingkat inklusi keuangan sebesar 90 persen pada 2024. Target itu didukung dengan penerbitan Peraturan Presiden No.114/2020 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif.

Pemerintah mencatat, inklusi keuangan di Indonesia pada masa pademi terus mengalami peningkatan. Penggunaan uang elektronik berbasis seluler misalnya, meningkat hampir 2,5 kali lipat menjadi 11,7 persen pada 2020 dibandingkan 2018 yang hanya 4,7 persen.

Inklusi keuangan itu berarti semua masyarakat harus bersentuh dengan pelayanan keuangan. Masyarakat kelompok atas dan kelompok bawah tidak dibedakan dalam pelayanan keuangan. Dengan itu, diharapkan pondok pesantren dapat menjadi motor penggerak ekonomi nasional.

Sebagai salah satu upaya mencapai target itu, pemerintah mendukung inklusi keuangan bagi Pondok Pesantren di Pondok Pesantren Persis Rancabango dan Pondok Pesantren Fauzan di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Implementasi strategi keuangan inklusi bagi pondok pesantren dilakukan melalui sinergi dan kolaborasi program serta dukungan dari berbagai stakeholder, antara lain Program Pelatihan Santripreneur oleh Kementerian Perindustrian, Penyerahan Fasilitas Pengembangan Kewirausahaan Pemuda di kalangan pesantren oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Selain itu, dilakukan juga penyerahan program Kita Jaga Kiai yang merupakan Program Satgasnas Covid-19 Baznas, Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu (PESAT) dan Penyaluran KUR oleh Bank Jawa Barat, Pemanfaatan Produk Pegadaian Syariah, serta Kerjasama Pertashop oleh Pertamina.

"Program ini ditujukan untuk mendukung pemberdayaan pondok pesantren agar bisa mandiri sekaligus memberdayakan masyarakat di sekitarnya. Ini merupakan awal dalam mengakselerasi inklusi keuangan dengan memfungsikan pondok pesantren selain sebagai lembaga dakwah, tetapi juga bisa memberdayakan ekonomi para santrinya, para kyai dan masyarakat di sekitar pondok pesantren," kata Iskandar.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 28 April 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:14
Maghrib
17:51
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)