LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mendukung penuh seluruh kegiata kompetisi bola basket antar pelajar SMA, Honda Developmental Basketball League (DBL) 2021-2022 ke seluruh Indonesia khususnya di wilayah luar Jawa-Bali.
Menurut Airlangga, kompetisi Honda DBL tetap harus digelar. Namun, salah satu syaratnya ialah dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.
"Atas permintaan dari Bapak Menpora dan DBL yang memberikan surat kepada Kementerian Perekonomian, terkait penyelenggaraan DBL di 5 kota di luar Jawa-Bali (Banda Aceh, Jayapura, Padang, Manado, Jambi) tahun 2021 ini, izin sudah diberikan," kata Airlangga, seperti dikutip Rabu (1/12).
Baca juga:
Pelatih Tim Basket Indonesia Bersuara soal Kekalahan dari LebanonSelain di lima kota, kompetisi Honda DBL juga digelar di beberapa kota besar lainnya yang juga telah mengantongi izin, yakni Pekanbaru, Samarinda, Banjarmasin, Medan, Bandar Lampung, Pontianak, Kupang, Makassar.
Airlangga menyebut beberapa even olahraga besar sukses dilaksanakan diluar Jawa meski dalam kondisi pandemi Covid-19. Untuk itu, pihaknya mendukung seluruh kegiatan yang dilakukan DBL dengan prokes ketat.
"Kebetulan even besar juga digelar diluar Jawa seperti PON, Peparnas dan terakhir WSBK di Mandalika. Berdasarkan pengalaman penyelenggaraan, di Jawa relatif berada dalam prokes yang baik," ujarnya.
Baca juga:
Berjuang hingga Laga Bubar, Tim Basket Indonesia Dikalahkan LebanonSenada dengan hal tersebut, Menpora Zainudin Amali menegaskan kompetisi DBL sangat didukung pemerintah. Ia menyebut hal ini sebagai salah satu cara masyarakat untuk tetap berolahraga di masa pandemi.
"Jadi, para atlet yang tergabung dalam DBL mereka ada kesempatan untuk berkompetisi tetapi juga pemanganan prokesnya sangat ketat. Dengan begitu juga membantu pemerintah dalam menangani pandemi," imbuhnya.
(sof)