Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

Geologi ESDM: Letusan Semeru Berkaitan dengan Curah Hujan Tinggi

muhammad rifai akif Sabtu, 04 Desember 2021 - 20:35 WIB
Geologi ESDM: Letusan Semeru Berkaitan dengan Curah Hujan Tinggi
Awan panas guguran Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Foto: Twitter @terroralarm
LANGIT7, Lumajang - Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Eko Budi Lelono mengatakan letusan Gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu (4/12/2021) sore WIB berkaitan dengan curah hujan tinggi di sekitar puncak gunung. Alhasil, menyebabkan runtuhnya bibir lava yang memicu adanya erupsi.

Eko menerangkan letusan Gunung Semeru pada sore hari ini kemungkinan besar dari faktor eksternal, yaitu curah hujan tinggi. Hal itu dikarenakan catatan kegempaan relatif rendah dan aktivitasi suplai magma dan material sepanjang bulan November dan sejak tanggal 1 hingga 3 Desember 2021 tidak mengalami perubahan yang signifikan.

Baca Juga: Wabup Lumajang: Nyaris Semua Rumah di Satu Dusun Hancur

"Kelihatannya memang ada kaitan dengan curah hujan tinggi, sehingga menyebabkan runtuhnya bibir lava itu sehingga memicu adanya erupsi, atau ada guguran awan panas," kata Eko dalam konferensi pers terkait erupsi Gunung Semeru yang dipantau secara daring di Jakarta, Sabtu (4/12/2021).

"Dari sisi kegempaan ini relatif rendah, tidak ada asosiasi dengan peningkatan adanya supply magma atau batuan permukaan. Aktivitas Gunung Semeru ini sebetulnya tidak ada aktivitas yang berlebihan dari kegempaan yang memperlihatkan adanya supply magma itu relatif biasa saja seperti sebelum-sebelumnya," ujarnya.

Baca Juga: BNPB Minta Pemda Lumajang Segera Tetapkan Status Pasca Erupsi Semeru

Dia mengatakan timnya di pos pengamatan di lapangan memonitor aktivitas Gunung Semeru selama 24 jam untuk mengamati bila sewaktu-waktu terjadi peningkatan. "Kalau sewaktu-waktu ada peningkatan dari aktivitas Gunung Semeru nanti akan kami informasikan, koordinasikan pada bapak ibu dari BPBD, BNPB dan pemerintah daerah supaya bisa mengantisipasi tindakan selanjutnya," ungkapnya.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru di Dusun Poncokusumo melaporkan kronologi kejadian guguran awan panas Gunung Semeru tercatat mulai pukul 14.47 WIB dengan amplitudo maksimal 20 mm. Berdasarkan catatan yang dihimpun Pusat Vulkanologi, guguran lava pijar teramati 500 sampai 800 meter dengan pusat guguran kurang lebih 500 meter di bawah kawah.

Baca Juga: PLN Pulihkan 30 Gardu Listrik Terdampak Erupsi Gunung Semeru

"Pada pukul 15.10 WIB Pos Gunung Sawur melaporkan visual abu vulkanik dari guguran awan panas sangat jelas teramati mengarah ke Desa Besuk Kobokan beraroma belerang," kata Kepala BNPB Suharyanto. (Sumber: Antaranews)

Baca Juga:

Separuh Korban Awan Panas Semeru Alami Luka Bakar

Wabup Lumajang: 1 Orang Meninggal, 41 Warga Menderita Luka Bakar


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)