LANGIT7.ID, Ngawi - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Direktorat Peringatan Dini membangun sistem terintegrasi dengan melibatkan masyarakat untuk memperkuat rantai sistem peringatan dini. Geladi Simulasi Early Warning System (EWS) banjir dilakukan di Kantor Desa Simo, Kecamatan Kwadungan, Ngawi.
Direktur Peringatan Dini, Afrial Rosya, Kabupaten Ngawi merupakan salah satu dari tujuh kabupaten/kota yang mendapatkan stimulan penguatan sistem peringatan dini banjir. Pemilihan lokasi ini, mengingat ada sejumlah titik wilayah yang rawan dan berisiko banjir.
Baca juga: BNPB: Tak Ada Korban Jiwa dalam Banjir Rob di Medan"BNPB telah melakukan Forum Group Discussion (FGD) dengan BNPB Provinsi dan Kabupaten/Kota, dalam menentukan daerah yang memiliki risiko tinggi banjir di aliran Bengawan Solo sekaligus memerlukan peringatan dini," kata Afrial dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/12).
Afrial menjelaskan rangkaian kegiatan berlangsung sejak bulan Oktober - Desember 2021. BNPB merupakan bagian dalam penguatan kontribusi pengurangan resiko bencana, dengan memberikan support berupa peralatan EWS atau sistem peringatan dini.
Dalam pengoperasiannya, Afrial menekankan perlunya sinergi dan komunikasi antar komponen struktural serta kultural yang melibatkan masyarakat. "Semoga alat ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin, termasuk untuk kepentingan sosial ekonomi masyarakat setempat," ujarnya.
Baca juga: Relawan PMI Siaga Bencana di 24 Kabupaten dan Kota di SulselSementara itu, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono memberikan apresiasinya untuk BNPB yang telah memberikan dukungan untuk penguatan sistem peringatan dini bencana di Kabupaten Ngawi. Menurutnya, sistem EWS bisa dimanfaatkan secara optimal dan dipelihara sebaik mungkin, juga pentingnya komitmen melibatkan masyarakat untuk tanggap bencana hingga tingkat desa.
"Jadi sosialisasi manfaat EWS itu mempermudah dalam mitigasi bencana. Sehingga percepatan penanggulangan terkait evakuasi dan seterusnya itu bisa dilaksanakan dengan baik," ungkap Ony.
Baca juga: Banjir Bandang di Soppeng, Bantuan Mulai Disalurkan(asf)