LANGIT7.ID, Jakarta - Jakarta masih menjadi episentrum penularan Covid-19 di Tanah Air. Tidak heran jika pengetatan dan penyekatan jalan selama masa PPKM Darurat di Ibu Kota sangat ketat. Kebijakan ini diharapkan bisa memutus penularan baru Covid-19.
Meski demikian, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meyakini warga Jakarta akan lebih solid dan lebih guyub setelah pandemi Covid-19 berakhir. "Kami percaya sesudah lewat pandemi ini, Insya Allah Jakarta lebih solid. Jakarta lebih guyub dan Jakarta lebih kuat. Kenapa? Karena ikatan sosial terbangun, saling tolong menolong terbangun," kata Anies di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (19/7).
Agar Jakarta lebih guyub dan kuat, Anies mengajak warganya secepatnya mendapatkan vaksinasi Covid-19 demi mengakhiri pandemi Covid-19. Menurut dia, saat ini masih banyak warga Jakarta yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19. Dia menyebutkan sebanyak 6,5 juta dosis untuk Jakarta, tetapi masih banyak warga yang belum mendapatkan vaksinasi.
"Kami mendorong kepada seluruh masyarakat, ayo kita aktif ke tempat vaksin, ajak keluarga, ajak tetangga, ajak kolega," katanya.
Anies mengakui di Jakarta masih dalam masa ujian, terutama dengan adanya kebijakan PPKM Darurat. Warga Ibu Kota sehari-harinya penuh dengan tantangan. Selama dua pekan PPKM Darurat berjalan, masyarakat juga merasakan beban ekonomi.
Namun, di tengah masa sulit ini, ada kekuatan untuk bangkit. Kekuatan itu terbangun dengan sendirinya mengingat masa sulit dua tahun ini dilewati dengan saling tolong dan membantu. Masyarakat yang telah sukses merasakan peningkatan ekonomi selama di Jakarta, diharapkan dapat saling membantu kepada warga yang kekurangan dalam hal materi.
"Selama dua pekan ini adalah dua pekan yang penuh cobaan. Karena itu, momen ini adalah kesempatan untuk kita semua saling berbagi," kata mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini.
(jak)