Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Lacak Kasus Covid-19, Korsel Kembangkan Teknologi Pengenalan Wajah

Garry Talentedo Kesawa Senin, 13 Desember 2021 - 14:05 WIB
Lacak Kasus Covid-19, Korsel Kembangkan Teknologi Pengenalan Wajah
Ilustrasi teknologi pengenalan wajah atau face recognition. (Foto: Langit7.id/iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Pemerintah Korea Selatan mengembangkan teknologi pengenalan wajah atau facial recognition guna melacak mobilitas pasien yang terpapar virus Covid-19. Sistem tersebut akan mulai diujicobakan pada Januari 2022 mendatang.

Pada dasarnya, sistem facial recognition dirancang menggunakan algoritma kecerdasan buatan untuk melakukan pengenalan wajah dalam rekaman yang dikumpulkan dari 10.820 kamera CCTV di Kota Bucheon. Teknologi pengenalan wajah dapat melacak pergerakan orang yang terinfeksi Covid-19, berkontak erat dengan siapa, hingga apakah yang bersangkutan menggunakan masker atau tidak.

Baca juga: Vaksinasi COVID-19 untuk Anak Usia 6-11 Tahun Dimulai Besok

Dalam penanganan Covid-19, sistem pengenalan wajah sebenarnya sudah dilakukan oleh beberapa negara lainnya, yakni di China, Rusia, India, Polandia, hingga Jepang. Namun, teknologi pengenalan wajah mendapat kritikan dari pihak oposisi Pemerintah Korea Selatan karena berpotensi melanggar ranah privasi penduduk.

"Benar-benar salah untuk memantau dan mengontrol publik melalui CCTV menggunakan uang pembayar pajak dan tanpa persetujuan dari publik," kata Park Dae Chul yang merupakan anggota Parlemen dari oposisi Pemerintah.

Meski demikian, kritik tersebut langsung ditepis oleh salah seorang pejabat di Bucheon. Ia memastikan target nonsubjek akan diberi filter mosaik sehingga dapat mengatasi masalah privasi yang dikhawatirkan.

"Tidak ada masalah privasi di sini karena sistem melacak pasien yang dikonfirmasi berdasarkan Undang-Undang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular. Pelacak kontak tetap berpegang pada aturan itu sehingga tidak ada risiko tumpahan data atau pelanggaran privasi," kata pejabat di Buncheon.

Baca juga: Akselerasi Kebutuhan Vaksinasi Nasional, Indonesia Kedatangan Vaksin AstraZeneca dan Pfizer

Aturan mengatakan pasien harus memberikan persetujuan mereka untuk pelacakan pengenalan wajah yang akan digunakan. Jika mereka tidak setuju, sistem masih dapat melacak mereka menggunakan siluet dan pakaian mereka.

Sistem yang nantinya diterapkan di Bucheon itu diklaim dapat secara bersamaan melacak hingga sepuluh orang dalam lima hingga sepuluh menit. Tentunya itu menghemat waktu dari pekerjaan yang biasanya dikerjakan manusia dengan memakan waktu sekitar setengah jam hingga satu jam untuk melacak satu orang.

Bucheon menerima 1,6 miliar won atau setara Rp19,4 miliar dari Kementerian Sains dan ICT dan menyuntikkan 500 juta won atau Rp6 miliar dari anggaran kota untuk membangun sistem tersebut. Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) mengatakan penggunaan teknologi tersebut sah selama digunakan dalam bidang hukum pengendalian dan pencegahan penyakit. (Sumber: Antaranews)

Baca juga: Omicron: Fakta yang Perlu Diketahui dari Varian Baru Ini

(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)