LANGIT7.ID, Jakarta - Saat Sahabat Langit7 berencana pergi berlibur ke luar negeri tentu setiap negera memiliki aturan, etika dan tata karma yang berbeda. Jepang dikenal sebagai negara paling disiplin yang kerapkali dijadikan sebagai tujuan wisata bagi wisatawan dari berbagai negara di dunia.
Jepang juga memegang teguh etika, dan tata karma yang berkaitan dengan kepercayaan dan norma yang berlaku di masyarakatnya.
Berikut ini 7 hal yang tidak boleh dilakukan Sahabat Langit7 saat berada di Jepang:
1. Memetik bunga sakuraBunga sakura menjadi kebanggaan Jepang dengan memiliki daya tarik istimewa serta umur yang tak panjang bunga sakura bermekar selama kurang lebih dua minggu dan hanya mekar di musim tertentu sehingga masyarakat Jepang sangat menghargai setiap bunga yang mekar.
Jangan pernah terpikir untuk memetik bunga sakura jika Sahabat Langit7 ingin sekali mendapati bunga tersebut cobalah mengambil bunga sakura yang sudah berguguran di bawah pohon.
2. Tidak mau membungkuk Membungkuk sebelum berbicara menjadi salah satu bentuk rasa hormat, penduduk Jepang memiliki cara tersendiri untuk menunjukan rasa hormat ketika bertemu dengan orang lain.
Membungkuk saat bertemu orang lain menjadi sebuah kewajiban hal tersebut melambangkan sikap menghormati dan rasa segan. Dinilai tidak sopan dan sombong apabila seseorang tidak membungkuk saat bertegur sapa.
3. Memberi tip pada pelayan restoran Ternyata memberi tips dianggap tidak sopan. Seseorang dianggap tidak etis justru ketika memberi tip kepada pelayan restoran. Orang Jepang tidak suka jika diberikan tip oleh pelanggan kerap hal ini dinilai sebagai sebuah penghinaan.
Bagi mereka memberikan pelayanan terbaik menjadi kewajiban agar pelanggan menjadi senang. Dengan memberikan tip kepada mereka Sahabat Langit7 dianggap aneh seakan kinerja mereka dinilai oleh oleh pelanggan.
4. Berbicara keras di transportasi umum Masyarakat Jepang akan berbicara secara diam-diam saat menggunakan telpon di tempat umum, bahkan di salah satu transportasi umum seperti kereta sebaiknya Sahabat Langit7 tidak menerima panggilan di dalam kereta karena hal tersebut akan dianggap tidak sopan serta mengganggu kenyamanan pengguna transportasi umum lain.
Bahkan di kereta ada pengumuman yang mengharuskan penumpang untuk mematikan HP di dalam kereta. Menggunakan hp pada dasarnya tidak dilarang asalkan tidak berisik dan mengganggu penumpang lain.
5. Duduk di bangku prioritasDikenal memiliki sistem transportasi umum yang maju di Jepang terdapat fasilitas kursi prioritas yang diperuntukan untuk manula, ibu hamil, orang tua yang membawa anak, dan orang sakit. Jika Sahabat Langit7 berada di kereta jangan sampai duduk di kursi prioritas atau priority seat walau kursi dalam keadaan kosong.
6. Makan dan Minum Sambil JalanSaat berada di Jepang jangan pernah Sahabat Langit makan atau minum sambil jalan hal tersebut dinilai tidak etis oleh masyarakat Jepang.
Makan dan minum sambil jalan ditakutkan akan mengotori kebersihan jalanan, segeralah cari tempat duduk atau tempat makan yang aman jika ingin makan atau minum.
7. Menerima dan memberi dengan satu tangan Di Indonesia cara yang dianggap sopan untuk memberikan sesuatu kepada orang lain dengan menggunakan tangan kanan, berbeda dengan di Japang disana terbiasa menerima dan memberi dengan dua tangan bahkan untuk benda sekecil apapun seperti kartu nama memberi dan menerima dengan dua tangan menjadi salah satu adab yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Jepang, Sahabat Langit7 saat berada disana tentu dilarang menerima atau memberi sesuatu dengan menggunakan satu tangan karena hal tersebut akan dianggap tidak sopan.
(sof)