LANGIT7.ID - , Semarang - Manajemen PSIS Semarang memastikan akan mendatangkan satu striker asing pada jendela bursa transfer paruh musim Liga 1 2021 yang mulai dibuka pada 15 Desember 2021. Penyerang asing tersebut diharapkan bisa memperkuat lini depan, tidak hanya sebagai goal getter, melainkan juga pemberi assist.
Hal itu disampaikan oleh CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi, dalam acara sarasehan bersama dengan perwakilan koordinator Panser Biru, salah satu fans besar PSIS pada Kamis (16/12) malam di Semarang. Sarasehan tersebut digelar menindaklanjuti desakan suporter yang meminta ada evaluasi total selama putaran pertama.
Baca juga: Jelang PSIS Semarang vs Persipura, Imran Tak Ingin Mahesa Jenar Lengah“Kita nanti datangkan pemain asing posisi striker, tidak main-main. Gede duwur (tinggi besar), koyok buto (seperti raksasa). Supaya striker bisa ngewangi (membantu) Hari Nur, Bruno dan Septian David Maulana,” kata Yoyok Sukawi.
“Di depan tidak ada tembok, sekarang kita butuh tembok yang kuat. Mudah-mudahan cocok. Bukan kepleset seperti yang kemarin,” ujarnya lagi.
Jika PSIS akan menggunakan dua penyerang asing di lini depan, siapa pemain asing yang bakal tergusur, Jonathan Cantillana di lini tengah, atau Wallace Costa, center back. Pasalnya, kuota pemain setiap tim dibatasi hanya empat slot, salah satunya harus diisi pemain dari Asia.
PSIS sudah memiliki Bruno Silva, Wallace, Jonathan Cantillana untuk slot dari Asia dan pemain asing yang baru bergabung di tim Flavio Beck Junior. Kontrak Jonathan Cantillana sendiri akan habis pada 31 Desember 2021. Sementara, Wallace Costa juga habis kontraknya pada 31 Desember 2021.
Menurut Manajer Umum Wahyoe Winarto, mendatangkan pemain bukan hal yang mudah, harus berhati-hati juga. Karena ini paruh musim, maka pemilihan pemain harus tepat. Karena jika datang pada paruh musim tim tidak ada waktu untuk mengganti. Ofisial sudah mengantongi satu pemain hasil diskusi dengan ofisial pelatih.
“Kita tidak mau mengambil pemain, yang tidak sesuai dengan karakter yang diinginkan pelatih. Jujur, yang tahu betul pelatih. Kita tunggu. Insya Allah ini yang terbaik, seperti yang disampaikan dari awal, kita tidak ingin tim ini terpuruk, ingin tampil yang terbaik,” katanya.
Ia mengakui banyak dihubungi lewat direct message hingga ratusan pemain yang ingin bergabung. Termasuk juga telah melakukan komunikasi dengan Kasim Botan, pemain PSCS Cilacap dan minta nomor WA yang bersangkutan. Termasuk telah menawarkan juga untuk bergabung dengan Laskar Mahesa Jenar di putaran kedua.
“Tolong dijawab, tapi tidak ada jawaban dari Kasim meski sudah kami beri waktu. Kasim memang menurut ofisial masih sesuai. Kenceng,” ujarnya.
Manajemen PSIS memastikan bahwa pemain lokal yang direkrut pada putaran kedua nanti kualitasnya harus di atas dari pemain lokal yang dimiliki saat ini. Kalaupun dari klub Liga 1, menit bermain di putaran pertama akan menjadi pertimbangan.
Baca juga: Laga PSIS Semarang Lawan Persita Tangerang, Adu Strategi Pelatih MudaSaat ini untuk mendapatkan pemain lokal yang berkualitas sangat sulit, karena masih dipertahankan kontraknya di klubnya masing-masing
“Dari Liga 1, main 5 kali saja percuma. Memang ada pembicaraan dengan pelatih kekurangan di posisi ini-posisi ini, kita akan mencari,” ucapnya.
(est)