Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home wirausaha syariah detail berita

Pedagang Cijantung: Penjualan Qurban Tahun Ini Masih Cukup Bagus

mahmuda attar hussein Selasa, 20 Juli 2021 - 17:30 WIB
Pedagang Cijantung: Penjualan Qurban Tahun Ini Masih Cukup Bagus
Lapak Hewan Qurban milik Imam (46) di Cijantung, Jakarta Timur, Selasa (20/7). Foto: Langit7
LANGIT7.ID, Jakarta - Penjualan hewan qurban tahun ini sempat diperkirakan akan mengalami penuruan walaupun tidak signifikan karena dampak dari pandemi Covid-19. Namun, Imam (46) salah satu pedagang hewan qurban di Cijantung, Jakarta Timur mengaku, penjualan hewan qurban sampai Hari H Idul Adha masih cukup bagus.

Imam mengatakan dagangannya cukup laku terjual. Dari awalnya menyediakan 78 ekor sapi, saat ini tersisa lima ekor dan kambing yang jumlahnya 100 ekor kini sudah tersisa empat ekor.

“Buktinya hewan qurban saya sekarang habis. Ya walaupun masih ada sisa sapi dan kambing beberapa ekor tapi hitungannya sudah habis, penjualan tahun ini masih cukup baik ternyata,” kata dia.

Walaupun jelang Idul Adha pemberlakuan PPKM Darurat cukup dirasa memberatkan. Tapi Imam mengaku hal itu tidak sampai menyebabkan dagangannya tidak laku.

“Alhamdulillah tidak begitu ada kendala, tapi jalanan banyak tutup akibat PPKM Darurat ini cukup menyulitkan. Biasanya pelanggan dari luar Jakarta, seperti Depok dan lainnya juga cari ke kita, tapi karena PPKM Darurat ini jadi susah,” katanya.

Walaupun beberapa pedagang hewan qurban mengeluhkan susahnya menjual hewan qurban tahun ini akibat dampak pandemi, menurutnya itu disebabkan karena banyak pedagang yang tidak menyesuaikan soal harga, terlebih saat pandemi di mana perekonomian sedang turun.

“Padahal kan tergantung kita, banyak pedagang yang nahan keuntungan Rp300-400 ribu, tapi kalau susah dan sisa di hari H itu malah merugi. Nanti ga laku, terus bingung, kalau saya yang penting sudah ada lebihnya ya saya lepas,” kata dia.

Dari penjualan kambing di Idul Adha tahun ini, Imam bisa meraup keuntungan Rp1 juta dari satu ekor penjualan kambing. Sementara untuk sapi ia bisa memperoleh keuntungan Rp5 juta dipotong biaya operasional.

Jika hewan qurbannya masih tersisa, ia berencana mengembalikan hewan qurban yang ada di lapak ke kandang pembesaran kembali. Menurutnya, pedagang musiman yang tidak memiiki kandang pembesaran sebaiknya tidak terlalu mengambil keuntungan terlalu besar.

Memberikan harga standar untuk hewan qurbannya terbukti sampai pada Hari H Idul Adha ini, kambingnya masih terjual sebanyak 14 ekor. Selain itu, ia juga turut membantu pedagang yang berdekatan dengannya untuk menjualkan hewan qurban.

“Tetangga sebalah juga kambingnya masih banyak, ya kita saling bantu aja, saya taruh di sini, Alhamdlillah laku tadi. Kalau saya sih melapak hanya sampai hari ini saja, besok sudah kembali ke kandang pembesaran, karena kita bukan pedagang musiman,” katanya.

Imam mengatakan dalam setahun bisa menjual sapi dan kambing sebanyak tiga kali. Salah satunya adalah momen Idul Adha.

“Kalau kita setahun bisa tiga kali jual, jadi per empat bulan sekali hewan sudah besar kita lepas. Biasanya kalau tidak momen Idul Adha kita jual ke tukang jagal atau untuk urusan orang hajatan,” ujarnya.

Selain itu, Imam juga memperhatikan hewan qurban yang ia jual sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Seperti melakukan penyortiran terlebih dahulu terhadap hewan qurbannya.

“Kita selalu sortir kalau Lebaran Haji ini, karena pembeli juga kan tahu kebutuhan mereka, cari yang sehat dan lainnya. Saya perhatikan gigi, kaki, postur tubuh, mata, saya sortir emua, mengikuti standar,” jelasnya.

Imam yang sudah menggeluti bidang ini sejak kecil mengetahui seluk-beluk perdagangan hewan, seperti sapi dan kambing. Sehingga ia paham betul kriteria kebutuhan pembeli di momen tertentu seperti Idul Adha.

Ia berharap agar ke depannya penjualan hewan qurban bisa semakin meningkat. Selain itu, ia ingin pandemi bisa cepat selesai dan kembali seperti sedia kala, sehingga kebijakan seperti PPKM Darurat ini tidak menjadi kendala.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)