Langit7, Jakarta - Lokakarya dan pameran
Digital Womenpreuneurship di Nusa Dua, Bali, menjadi upaya untuk meningkatkan lahirnya pengusaha baru, khususnya dari kalangan perempuan.
Dalam kunjungannya ke agenda tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menyebutkan, agenda
Digital Womenpreuneurship akan mendorong pemulihan ekonomi Bali.
Baca juga: Presidensi G20 Indonesia Dorong Tiga Agenda Sektor KesehatanSelain itu, kegiatan tersebut juga berpeluang menciptakan lapangan kerja, dan menjadi pertimbangan dalam menyusun kebijakan yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu.
"Kami mendukung
Digital Womenpreneurship, karena di acara ini juga ada upaya untuk onboarding produk-produk ekonomi kreatif," kata Sandiaga ketika mengunjungi lokakarya dan pameran "
Digital Womenpreneurship" yang digelar Forum Perempuan Insinyur-Persatuan Insinyur Indonesia (FPI-PII), Bali, Sabtu (18/12).
Baca juga: Sukseskan KTT G20 di Bali, PLN Siapkan SPKLU Ultra Fast ChargingEvent tersebut merupakan ajang untuk mempersiapkan diri bagi para pelaku ekraf di Bali, terutama jelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 pada 2022 mendatang.
"Para pelaku ekonomi kreatif ini penopang kebangkitan pariwisata di Bali dan saya berterima kasih kepada PII, karena Bali membutuhkan kegiatan ini," katanya.
"
Digital Womenpreneurship" diharapkan menjadi momentum kebangkitan pelaksanaan event di Bali. Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga juga sempat berkeliling ke beberapa booth pelaku ekraf dan membeli sejumlah produk yang dijual di lokasi acara.
Baca juga: Bertemu Menlu AS, Presiden Jokowi Sampaikan Agenda Prioritas Presidensi G20Dalam kunjungan ini, hadir pula anggota Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifuddin, dan didampingi oleh Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani; Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf, I Gusti Ayu Dewi Hendriyani; dan Ketua Umum PII, Danis Hidayat Sumadilaga.
(zul)