Langit7, Bandung - Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Fakultas Sains dan Teknologi, Muhammad Reno Fadillah berhasil meraih medali emas di ajang
International Invention Competition for Young Moslem Scienctist (IICYMS) 2021.
Ditambah lagi dengan penghargaan
BUCA Turkey Special Awards pada ajang yang sama, dengan total peserta dari 13 negara.
Dilansir uinsgd.ac.id, Reno dan timnya baru saja menyabet juara 1 bidang Karya Inovasi Robotika dan Programming pada Olimpiade Agama, Sains dan Riset (OASE) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) tahun 2021.
“Saya dan tim mengusung hasil karya robot yang disebut Robopond. Sebuah robot otomasi yang mengatur sistem aquaponik secara otomatis dan menggunakan sistem daya dari sinar matahari,” jelas dia dalam keterangannya.
Baca juga: Punya Bakat Desain Grafis, Disabilitas Ini Catatkan Namanya di MuriBerkat karyanya itu, dia juga mendapatkan penghargaan dari Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Mahmud. Penghargaan itu berupa Apresiasi Mahasiswa Berprestasi Tingkat Internasional Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung Tahun 2021.
“Saya dan tim membuat sebuah aplikasi yang mengatur sistem pengairan dan pencahayaan untuk pertanian,” ujarnya.
Di dunia akademisi, Reno memang dikenal langganan meraih penghargaan berkat karyanya.
Diketahui, mahasiswa yang sering mengharumkan almamaternya ini juga telah meraih penghargaan dalam Malaysia Innovation Invention and Creativity Association (MIICA), Malaysia Special Awards pada ajang World Invention Creation and Exhibiton (WICE) 2021, yang diikuti 369 tim dari 27 negara di dunia.
Baca juga: Epidemiolog Laura Navika Yamani, Muslimah Cemerlang yang Selaraskan Sains dan Wahyu IlahiKetua Jurusan Teknik Elektro, Nanang Ismail mengatakan, capaian prestasi internasional yang diraih mahasiswanya itu terbilang penuh perjuangan. Sebab, Reno harus berkompetisi dengan mahasiswa lainnya dari berbagai negara.
“Berkat kegigihan dan ketekunan, serta perjuangan yang kuat akhirnya Reno mampu memperolehnya dengan baik dan membanggakan kampus tercinta,” katanya.
Segala capaian Reno dan tim, lanjut dia, turut berdampak positif bagi jurusan, maupun kampus UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
“Saya sebagai ketua jurusan sangat mengapresiasi atas capaian yang diperoleh Reno, dan berharap bisa menularkan kepada mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi, baik tingkat nasional maupun internasional,” tandasnya.
Baca juga: Tiga Mahasiswi ITB Berhasil Ciptakan Kosmetik Berbahan Herbal(zul)